nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kapal Ikan yang Hilang di Perairan Asmat Ditemukan, 32 Penumpang Selamat

Chanry Andrew S, Jurnalis · Selasa 14 Mei 2019 22:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 14 340 2055707 kapal-ikan-yang-hilang-di-perairan-asmat-ditemukan-32-penumpang-selamat-CKIvMYGlZE.jpg Tim SAR berhasil menyelamatkan penumpang kapal ikan yang hilang di perairan Asmat, Timika (Foto: Chanry Andrew S)

TIMIKA – Sebanyak 32 orang penumpang longboat yang dilaporkan hilang dalam perjalanan dari distrik Fayid menuju Agats, ibu kota Kabupaten Asmat, pada Rabu (8/5/2019) lalu akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Para penumpang ditemukan oleh sebuah kapal Ikan, KM. Bahari Nusantara 02 Kapal Nelayan yang mencari ikan di perairan Dobo, Maluku Tenggara, pada Selasa (14/5/2019).

(Baca Juga: Kapal Pengawas Perikanan Tertibkan Empat Rumpon Ilegal Filipina

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan, Basarnas Mimika, Monce Brury mengatakan, para korban tersebut ditemukan kapal nelayan saat longboat yang mereka tumpangi terapung-apung di perairan tersebut.

"Pukul 06.50 WIT di Pos SAR Agats, Basarnas, Distrik Agats Kabupaten Asmat telah diperoleh informasi dari Edi B Sinaga (Basarnas Pos SAR Agats) terkait penemuan speedboad fiber yang hilang pada tanggal 09 Mei 2019 di sekitar Muara Atsy, Kabupaten Asmat," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan, Basarnas Mimika, Monce Brury kepada wartawan di Timika, Selasa (14/5/2019).

 Penumpang kapal ikan

Menurut Monce Brury, awalnya sekitar pukul 05.00 WIT, salah seorang korban bernama Abi Amkai (penumpang speed boad) yang berhasil selamat, menelefon keluarganya Yuven untuk memberitahukan keberadaan speedboad fiber (Longboat) dan penumpang.

Kemudian, sekira pukul 05.30 WIT, Yuven datang melapor ke Pos SAR Agats terkait penemuan dan lokasi speedboad fiber 40 PK yang ditemukan oleh sebuah kapal nelayan, KM Bahari Nusantara 02.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, pihak SAR melakukan persiapan untuk melakukan evakuasi terhadap seluruh korban yang telah diselamatkan kru kapal Ikan tersebut.

“Pukul 07.30 WIT setelah memperoleh informasi tersebut Tim Evakuasi melaksanakan persiapan peralatan selanjutnya, Tim Evakuasi Gabungan bergerak dari Kantor Basarnas menuju Dermaga Basarnas Kampung Pomako RT 8," katanya.

(Baca Juga: KKP Kembali Tangkap 2 Kapal Asing, Kali Ini Berbendera Malaysia

Kemudian, pada pukul 08.45 WIT Tim Evakuasi Gabungan tiba di Dermaga Basarnas, Kampung Pomako RT 8, selanjutnya menaiki Kapal KN 418 untuk melaksanakan proses evakuasi kapal longboat 40 PK yang diduga tenggelam di perairan Distrik Fayit Kabupaten Asmat pada 09 Mei 2019 di perairan perbatasan Dobo dan Asmat. Seluruh penumpang longboat kemudian dipindahkan ke kapal SAR.

 Penumpang kapal ikan

Kegiatan Evakuasi SAR tersebut dipimpin langsung Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Mimika, Monce Brury. Turut hadir dalam proses evakuasi lorban dari KM Bahari Nusantara 02, Letkol Laut (P) Yadi Mulyadi, SE (Dan Lanal Timika), Agus (Kasubdit Ops Basarnas).

“Pukul 09.45 WIT Kapal KN 418 tiba di Kapal RB 127 dan melihat korban yang sudah berada di Kapal RB 127 selanjutnya bergerak menuju pelabuhan. Pukul 10.20 WIT Kapal RB 217 dan KN 418 yang telah melaksanakan proses evakuasi tiba di Pelabuhan Samudera Pomako," katanya.

Seluruh penumpang yang berhasil dievakuasi saat tiba di Pelabuhan Pomako, langsung dimuat dengan menggunakan kendaraan SAR menuju Kantor Basarnas, Mimika dan selanjutnya menuju RSUD Mimika untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Menurut Monce, selaku Kepala Kantor SAR Mimika, pihaknya setelah mendapat laporan tersebut langsung melakukan penjemputan seluruh korban ke kapal Ikan di perairana Dobo.

“Kami berkomunikasi dengan kapten kapal, di mana yang bersangkutan tidak menguasai alur masuk Muara Pomako, sehingga kami mengambil keputusan untuk menjemput korban, total keseluruhan penumpang berjumlah 32 orang untuk itu dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat untuk itu operasi ini kami nyatakan ditutup dan akan melaporkan secara resmi kepada Kepala Basarnas Pusat,” kata Monce.

Monce mengungkapkan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung operasi SAR tersebut. “Saya selaku Kepala Kantor Basarnas Timika mengucapkan terima kasih kepada semua unsur yang sudah terlibat dalam proses pencarian Kapal Longboat 40 PK yang diduga tenggelam di perairan Distrik Fayit Kabupaten Asmat pada tanggal 09 Mei 2019.Terima kasih kepada TNI AD, TNI AL, TNI AU yang sudah membantu proses pencarian hingga membuahkan hasil,” ujarnya.

Sementar itu salah seorang korban, Calvin Kawem, mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Rabu 8 Mei 2019 lalu. Sebelumnya mereka melakukan perjalan dari distrik Fayid menuju Agats, ibu kota Kabupaten Asmat. Namu di dalam perjalanan longboat yang mereka tumpangi kehabisan bahan bakar, sehingga mereka terapung-apung dan dibawa arus hingga ke luar perairan Asmat, tepatnya di perairan Dobo.

“Selama terapung, kami hanya makan sagu dan minum air laut. Sementara itu, gelombang yang tinggi bisa mencapai 10 meter sehingga untuk meringankan beban longboat mereka terpakasa membuang mesin longboat dan sejumlah barang bawaan mereka," tuturnya.

Adanya kapal nelayan yang melintas, mereka akhirnya dapat diselamatkan. Kemudian, kapal SAR dan TNI angkatan laut merapat menyelamatkan mereka dan membawanya ke Timika.

Dalam proses evakuasi dan pencarian, selain mengerahkan kapal milik Basarnas Mimika, pihak Pangkoarmada III juga mengerahkan satu unit pesawat udara patroli maritim u-6212 dan satu unit sea rider untuk melaksanakan search and resque terhadap hilangnya sebuah kapal jenis longboat di perairan Agats, Kabupaten Asmat.

Sampai saat ini, seluruh korban masih berada di RSUD untuk melakukan pemeriksaan. Nantinya, para korban akan ditampung di Kantor Basarnas sambil menunggu hasil koordinasi dengan pemerintahan Kabupaten Asmat.

Adapun Nama-nama korban yakni:

1) Lurce Miyarum (40)

2) Kuturina Buhakap (13)

3) Noribertus Demian (6)

4) Oidimus Korir (19)

5) Berhat Korir (19)

6) Kosmas Hesine (22)

7) Ayup Yemon (19)

8) Afen Sogoron (19)

9) Marten Yerman (23)

10) Albrtus Demian (30)

11) Egi Skime (18)

12) Bertus Sogoron (30)

13) Abraham Sogoron (25)

14) Soleman Sopah (46)

15) Flens Baniakiao (43)

16) Robek Amoye (40)

17) Susi Bahakup (13)

18) Samuel Bahakup (15)

19) Tina Pagowi (24)

20) Ombetia Bahakup (5)

21) Lusarus Bahakup (3)

22) Marlince Bahakup (1,7)

23) Risyar Amoye (14)

24) Junus Biahakup (19)

25) Kalvin Kuwen (16)

26) Pomicus Kuwen (11)

27) Krismiat Bokawi (19)

28) Oskar Jemian (18)

29) Marcel Colombus (17)

30) Dedi Bokoi (22)

31) Abia Amkat (36)

32) Rambo Bokowi (20)

Seluruh penumpang, terdiri dari 5 perempuan dewasa, 3 perempuan anak, 21 laki-laki dewasa, 3 laki-laki anak.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini