nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

9 Terduga Teroris di Jateng & Jatim Diduga Ingin Teror Proses Pemilu 2019

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 16 Mei 2019 15:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 16 337 2056530 9-terduga-teroris-di-jateng-jatim-diduga-ingin-teror-proses-pemilu-2019-XsuiebCcht.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Sembilan terduga terorisme yang ditangkap jajaran Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror di dua wilayah Provinsi Indonesia yakni, Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim), diduga kuat ingin melancarkan aksinya saat proses Pemilu 2019.

"Diduga juga mereka memanfaatkan momentum pesta demokrasi ya diduga. Ada beberapa indikasi hal tersebut. Nanti kami akan sampaikan," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Mohammad Iqbal dikantornya, Jakarta Selatan, Kamis (16/5/2019).

Proses Pemilu 2019 sendiri sampai saat ini masih terus berproses. Terdekat adalah, proses penghitungan suara di KPU pada tanggal 22 Mei 2019 mendatang.

Ilustrasi Terorisme

Selain itu, kata Iqbal, kelompok teroris yang tergabung dalam Jamaah Ansharut Daulah (JAD) itu juga ingin melakukan teror dengan menyasar aparat kepolisian.

"Salah satu sasaran jelas, mereka kan punya prinsip bahwa siapapun yang tidak sealiran, itu adalah musuh mereka. Polisi jelas sasarannya, kantor-kantor polisi," tutur Iqbal.

Iqbal menjelaskan, penangkapan terduga teroris tersebut, juga sebagai upaya untuk mencegah dan mengantisipasi adanya indikasi-indikasi serangan teror ketika pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijrah mendatang.

(Baca Juga: Operasi di Jateng dan Jatim, Densus 88 Ciduk 9 Terduga Teroris)

"Untuk mengantisipasi terjadinya serangan teror pada momentum pesta demokrasi, momentum ramadhan, momentum hari raya, sehingga seluruh masyarakat dapat melakukan aktivitasnya aman, damai," tegas Jenderal Bintang Dua itu.

Sampai saat ini, Iqbal menyebut, pihaknya masih terus melakukan penyidikan terhadap terduga dan kelompok JAD. Mengingat, disinyalir masih ada rencana teror lainnya.

(Baca Juga: Tetangganya Jadi Terduga Teroris, Ini Respons Wali Kota Semarang)

"Tunggu saja teman Densus 88 seperti yang saya sampaikan masih menjejaki, terus bekerja. Ada beberapa target lain yang harus kami lakukan upaya paksa kepolisian untuk apa," tutur mantan Wakapolda Jawa Timur.

Kesembilan terduga teroris itu berinisial AH Alias Memet (26), A alias David (24), IH alias Iskandar (27), AU alias AL (25), JM alias Jundi (26), AM alias Farel (26), AS alias Tatang, PT alias Sharma (45) yang ditangkap di Jawa Tengah. Sementara satu lainnya berinisial JD ditangkap di Jawa Timur.

(kha)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini