nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lengkapi Berkas Penyidikan Markus Nari, 3 Terpidana Kasus E-KTP Diperiksa KPK

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Selasa 21 Mei 2019 11:57 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 21 337 2058344 lengkapi-berkas-penyidikan-markus-nari-3-terpidana-kasus-e-ktp-diperiksa-kpk-DekUDSn58D.jpg Sidang (Shutterstock)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang terpidana kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP. Mereka adalah, Sugiharto, Irvanto Hendra Pambudi dan Anang Sugiana.

Dalam jadwal pemeriksaan, mereka bertiga akan diperiksa sebagai saksi untuk kasus e-KTP untuk melengkapi berkas penyidikan dari tersangka Markus Nari.

 Baca juga: KPK Akhirnya Tahan Politikus Golkar Markus Nari Terkait Korupsi E-KTP

"Mereka akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (21/5/2019).

 E-KTP Ilustrasi

KPK telah menahan Markus Nari pada 1 April 2019 pasca ditetapkan sebagai tersangka pada 19 Juli 2017. Markus Nari ditetapkan sebagai tersangka dalam dua kasus terkait KTP elektronik.

Pertama, Markus Nari diduga dengan sengaja mencegah, merintangi atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung pemeriksaan di sidang pengadilan dalam perkara tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan KTP berbasis nomor induk kependudukan secara nasional tahun 2011-2012 pada Kementerian Dalam Negeri dengan terdakwa Irman dan Sugiharto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

 Baca juga: KPK Dalami Proses Penganggaran e-KTP lewat Agus Martowardojo

Selain itu, Markus Nari juga diduga dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terhadap Miryam S Haryani dalam kasus indikasi memberikan keterangan tidak benar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada persidangan kasus KTP elektronik.

Atas perbuatannya tersebut, Markus Nari disangkakan melanggar Pasal 21 UU Nomor 20/2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kedua, KPK juga menetapkan Markus Nari sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk berbasis Nomor Induk Kependudukan secara nasional 2011-2013 pada Kemendagri.

 Baca juga: Mantan Direktur PT Java Trade Utama Diperiksa KPK Terkait Korupsi E-KTP

Markus Nari disangka melanggar pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini