JAKARTA - Katib Aa’m Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya memberikan sejumlah pesan bagi warga NU terkait dinamika nasional yang terjadi saat ini. Pesan tersebut disampaikan Gus Yahya merespons panasnya aksi 22 Mei akibat Pemilu serentak 2019.
Menurutnya, yang harus dilakukan warga NU yaitu, pertama, harus mempertahankan kemampuan berdemokrasi secara normal dengan tidak melakukan tindakan yang akan merusak demokrasi tersebut.
Kemudian, warga NU diimbau tidak melakukan tindakan yang melanggar konsitusi karena hal itu tidak sesuai dengan prinsip kenegaraan. Selanjutnya, menjalankan sistem demokrasi harus diniatkan untuk beribadah sehingga yang muncul adalah rasa ikhlas karena Allah.
“Apapun hasil dari ikhtiar kita ini harus diterima dengan ridha, jangan sampai kita suul adab kepada Allah dengan menggerutu, menolak ketentuan Allah dengan merusak ketentuan Allah, melakukan kerusakan-kerusakan itu merupakan suul adab yang luar biasa,” kata Gus Yahya dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Rabu (22/5/2019).
