nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemuda 20 Tahun Ancam Bom Trump Tower via Instagram

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 23 Mei 2019 11:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 23 18 2059411 pemuda-20-tahun-ancam-bom-trump-tower-via-instagram-VmLXqf9MOA.jpg Trum Tower di New York. Foto/Reuters

NEW YORK - Seorang pria New Jersey, AS berusia 20 tahun mengancam akan mengebom gedung pencakar langit Trump Tower di Kota New York.

Jonathan Xie telah ditahan dengan tuduhan berusaha memberikan dukungan materi kepada Hamas, kelompok Islam di Gaza Palestina yang dianggap oleh Amerika Serikat sebagai organisasi teroris,

Ia mengancam akan meledakkan Trum Tower dan menembak semua orang dalam acara pawai pro-Israel di media sosial

"Ekstrimis kekerasan dalam negeri seperti Xie adalah ancaman serius bagi keamanan nasional," kata Jaksa Agung AS Craig Carpenito dalam sebuah pernyataan.

"Tindakan yang dia ambil dan rencanakan itu jelas ancaman dan nyata."

BacaSikat Toilet Donald Trump Jadi Tren Terbaru Warga China

BacaTrump Umumkan Darurat Nasional demi Lindungi Jaringan Komputer dari 'Musuh-Musuh Asing'

Menurut dokumen pengadilan, Xie muncul dalam video Instagram Live pada April 2019 mengenakan topeng ski hitam sembari membawa pistol. Ia menyatakan keinginannya untuk menyerang massa di sebuah pawai pro-Israel.

"Saya ingin menembak massa pro-Israel. Saya tidak peduli jika pasukan keamanan mengejar saya, mereka harus memasukkan peluru ke kepala saya untuk menghentikan saya,” kata Xie dalam video itu, menurut dokemun pengadilan.

Pada bulan yang sama Xie terlihat di luar Trump Tower, gedung pusat bisnis yang dimiliki oleh Presiden AS Donald Trump.

Dia kemudian memposting foto-foto bangunan di Instagram dengan jajak pendapat yang menanyakan apakah dia harus mengebomnya.

"Oke, jadi saya pergi ke NYC hari ini dan melewati Trump Tower dan kemudian saya mulai tertawa histeris ... Saya lupa mengunjungi kedutaan Israel di NYC ... Saya ingin mengebom tempat ini bersama dengan menara truf," kata Xie dalam pos terpisah yang dirinci dalam dokumen pengadilan.

Pada Februari 2019 Xie mengatakan dia ingin bergabung dengan Angkatan Darat AS dengan harapan bisa belajar "cara membunuh" dan mengajukan izin keamanan sebagai langkah pertama, kata jaksa penuntut.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini