nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri Masih Dalami Terduga Teroris Solo dengan Bomber Pospam Kartosuro

Bramantyo, Jurnalis · Senin 10 Juni 2019 18:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 10 512 2065018 polri-masih-dalami-terduga-teroris-solo-dengan-bomber-pospam-kartosuro-MG1Gsg3GHd.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

SUKOHARJO - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi membenarkan bila yang melakukan penangkapan terhadap salah satu warga Rt 07/05 Kelurahan Semanggi Kecamatan Pasar Kliwon, Solo berinisial SR adalah tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri.

"Memang benar kemarin telah dilakukan penangkapan terhadap salah satu warga Surakarta di wilayah hukum polres Sukoharjo oleh tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri yang berada di Jawa Tengah,"papar Iwan pada wartawan di Mapolres Sukoharjo, Senin (10/6/2019).

 (Baca juga: Ditangkap Densus 88, Terduga Teroris di Solo Dikenal Pendiam)

Menurut Iwan, penangkapan tersebut dilakukan karena SR (34) diduga terkait tindak pidana terorisme. Dugaan itu disampaikan Densus pada dirinya usai melakukan penangkapan.

"Yang bersangkutan diduga terkait tindak pidana terorisme. Itu yg disampaikan Densus 88 pada kami, polres Sukoharjo," jelasnya.

 Terorisme

Ditambahkan Iwan, penangkapan tersebut murni dilakukan oleh Densus tanpa melibatkan Polres Sukoharjo. Bahkan, selama proses pengintaian hingga penangkapan, Densus tidak meminta back up kekuatan dari Polres Sukoharjo.

"Saat ditangkap memang dilakukan oleh Densus 88. Penangkapan tidak melibatkan atau tidak memerlukan back up dari polres Sukoharjo. Mengingat mungkin saat itu sedang dalam situasi yang tidak memerlukan back up pasukan yang cukup banyak,"ujarnya.

 (Baca juga: Selain Pendiam, Terduga Teroris Bekerja Serabutan di Pasar Klitikan Solo)

Menurut Iwan, pihak Densus hanya meminta bantuan dua personil Polres Sukoharjo yang bertugas di Inafis untuk melakukan penggeledahan. Namun, orang nomer satu di Polres Sukoharjo ini pun tak mengetahui pasti tempat yang dilakukan penggeledahan. Apakah rumah terduga atau tempat kos.

"Adapun yang diperoleh belum mendapatkan informasi dari densus. Tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penggeledahan lanjutan. Mengingat kemarin waktunya dirasa belum maksimal yang diperoleh," jawab Iwan yang menyebutkan penggeledahan dilakukan mulai dari sekira pukul 16.00 WIB hingga menjelang Magrib.

Menyangkut apakah terduga ada kaitannya dengan bom bunuh diri Pospam Kartosuro.

 

Sekali lagi Iwan pun belum bisa menjelaskan, apakah terduga ada kaitannya dengan bom bunuh diri pospam Kartosuro, atau terduga yang dibekuk ini berdiri sendiri dan tidak masuk jaringan teroris manapun, belum diketahuinya.

"Sampai saat ini kita belum mendapatkan informasi, bersangkutan masuk kedalam jaringan mana. Apakah berdiri sendiri sebagai pelaku atau ada kaitannya dengan bom bunuh diri pospam Kartosuro. Masih dilaksanakan pemeriksaan tuntas oleh densus 88 antiteror," terangnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini