nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

TNI-Polri Gelar Apel Pengamanan Sidang Sengketa Pilpres di MK

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 13 Juni 2019 10:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 13 337 2065947 tni-polri-gelar-apel-pengamanan-sidang-sengketa-pilpres-di-mk-sVAFOaxzuB.jpg Personel gabungan berkumpul di Monas menggelar apel pengamanan sidang PHPU di MK. (Foto: Harits Tryan Akhmad/Okezone)

JAKARTA – Personel gabungan dari TNI-Polri dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pagi ini menggelar Apel Konsolidasi Ketupat Jaya 2019 serta Kesiapan Pengamanan Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK).

Apel digelar di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Apel ini dihadiri oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono, Pangdam Jaya TNI Mayjen Eko Margiyono, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek.

(Baca juga: Sidang Sengketa Pilpres: Hakim MK Tidak Bisa Didesak Ini dan Itu)

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan aparat gabungan dari Polri-TNI beserta tim lainnya siap memberikan pengamanan terbaik bagi masyarakat DKI Jakarta.

"Kita mampu berikan terbaik kepada masyarakat DKI Jakarta dan sekitarnya. Ada beberapa indokatornya. Pertama, di DKI dan sekitarnya stabilnya harga bahan pokok dan menurunya angka kriminalitas," ucap Gatot saat memberikan sambutan di lokasi kegiatan, Kamis (13/6/2019).

Mahkamah Konstitusi (MK). (Foto: Okezone)

Dia turut meminta agar semua jajaran bersiap mengamankan sidang PHPU di Mahkamah Konstitusi (MK). Mengingat apel ini sebagai bentuk persiapan menjelang sidang perdana besok, Jumat 14 Juni.

"Selain Apel Konsolidasi Ketupat Jaya, juga apel kesiapan pengamana sidang PHPU di Mahkamah Konsititusi. Apel diharapkan jadi sarana konsolidasi untuk mengecek sejauh mana kesiapan personel dan peralatan yang akan dilakukan untuk pengamanan tersebut," tutur Gatot.

(Baca juga: Menkominfo Sebut Tak Ada Pembatasan Medsos saat Sidang Sengketa Pilpres)

Di tempat yang sama, Pangdam Jaya TNI Mayjen Eko Margiyono meminta semua personel yang akan turut mengamankan sidang MK agar tetap waspada. Kemudian tidak terporovokasi berita hoaks yang semakin marak.

"Saya tegaskan kepada seluruh personel untuk waspada pada provokasi yang memecahkan TNI-Polri. Jangan mudah percaya berita hoaks. Jangan ada TNI-Polri yang jadi provokator dan sebar berita bohong," tegas Eko.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini