JAKARTA - Keberhasilan Partai Golkar di Pemilu 2019 sebagai peraih kursi terbanyak di DPR RI setelah PDIP, idealnya bisa menjadi langkah awal untuk meraih kesuksesan di masa depan bagi partai berlambang pohon beringin itu.
Hal tersebut diungkapkan Bendahara Umum Barisan Muda Kosgoro 1957 (BMK 57) Kemas Ilham Akbar. Menurutnya, keberhasilan Partai Golkar meraih 85 Kursi di DPR tidak lain karena memberikan tempat dan ruang cukup besar bagi caleg milenial. Berdasarkan data internal DPP Partai Golkar, setidaknya ada 133 caleg milenial dari 573 caleg DPR se-Indonesia di Pemilu Legislatif 2019.
Ilham menilai, saat ini Partai Golkar mengkombinasikan generasi milenial dan senior. Yakni menggabungkan kekuatan senior berpengalaman dan pemuda penuh semangat serta penuh harapan.
Ia melanjutkan, sebagai organisasi sayap kepemudaan Kosgoro 1957 yang merupakan ormas pendiri Partai Golkar menegaskan dukungannya terhadap kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto. BMK 57 sebagai organisasi sayap juga akan berada dalam barisan terdepan mendukung Airlangga Hartarto untuk kembali memimpin Partai Golkar periode 2019-2024.

"Garis kami di BMK 57 sudah tegas dan jelas mendukung kembali pencalonan Pak Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2019-2024. Dukungan BMK 57 ini juga sejalan dengan apa yang telah diputuskan Kosgoro 1957 sebagai induk organisasi BMK 57," kata Ilham dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Minggu (16/6/2019).
Dalam hal ini, kepemimpinan Airlangga Hartarto dalam memimpin Partai Golkar berhasil membalikkan keadaan di Pemilu 2019. Apalagi dalam periode 2014-2019 ini, Golkar menghadapi turbulensi politik yang luar biasa besar.
"Pak Airlangga Hartarto beserta seluruh kader Golkar telah bekerja keras dan mampu membuat Golkar bertahan pada posisi runner-up, tentu ini prestasi yang membanggakan yang harus diapresiasi," ujarnya.