"Kerajaan tidak dapat menerima keberadaan milisi ilegal di perbatasan kami," katanya.
"Kami tidak hanya berusaha membebaskan Yaman dari milisi Iran, tetapi mencapai kemakmuran dan stabilitas untuk semua rakyat Yaman," tambahnya.
Sementara itu, untuk kawasan Sudan, dirinya mengakui bahwa Arab Saudi sudah sangat peduli dengan keamanan dan stabilitas di sana.
"Tidak hanya karena kepentingan strategis dari lokasinya dan bahaya runtuhnya lembaga-lembaga negara, tetapi ikatan persaudaraan yang kuat yang mengikat kami," ujarnya.
Mengenai krisis Suriah, dia mengatakan Riyadh bekerja dengan sekutu-sekutunya untuk mencapai tujuannya, termasuk mengalahkan ISIS, mencegah kemunculan kembali organisasi-organisasi teroris, berurusan dengan pengaruh Iran yang tidak stabil di Suriah dan menggunakan semua cara yang mungkin untuk mencapai transisi politik di sejalan dengan Resolusi 2254, dengan cara yang menjaga persatuan Suriah.
(Fakhri Rezy)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.