nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korban Luka Tabrakan Beruntun Tol Cipali Dirawat di RS Plumbon Cirebon

Toiskandar, Jurnalis · Senin 17 Juni 2019 10:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 17 525 2067242 korban-luka-tabrakan-beruntun-di-tol-cipali-dirawat-di-rs-plumbon-cirebon-jMbpSQny64.jpg Kecelakaan beruntun di Km 150 Jalan Tol Cipali. (Foto: @TMCPoldaMetro)

CIREBON – Sebanyak 12 orang meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun di Jalan Tol Cipali, tepatnya di Kilometer 150, Jalur B, Cirebon arah Jakarta, sekira pukul 01.00 WIB, Senin (17/6/2019). Sementara 36 korban lainnya yang mengalami luka-luka sudah dilarikan dan dirawat di Rumah Sakit Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Seluruh korban luka-luka itu kini menjalani perawatan intensif di Ruang Unit Gawat Darurat RS Mitra Plumbon. Mereka diketahui menderita luka di bagian kepala, tubuh, hingga kaki. Umumnya para korban terluka setelah mengalami benturan keras di kendaraan yang mereka naiki.

(Baca juga: Tabrakan Beruntun di Tol Cipali, 12 Orang Meninggal Dunia)

Berdasarkan pantauan di lokasi, beberapa korban terluka masih dalam keadaan lemah akibat luka-luka yang diderita.

Petugas RS Mitra Plumbon mencatat ada 36 korban luka dari kecelakaan beruntun ini. Terdapat 24 luka ringan dan 12 luka berat.

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (Foto: Okezone)

Sementara sebagian besar penumpang Bus Safari Dharma Raya mengatakan tidak mengetahui pasti tabrakan itu. Mayoritas penumpang bus dalam keadaan tertidur ketika kecelakaan terjadi.

Para penumpang menduga sopir bus dalam keadaan mengantuk hingga tidak sadar bus melompat ke jalur berlawanan dan terjadi tabrakan beruntun.

(Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Tol Cipali Diduga Akibat Sopir Bus Mengantuk)

Sementara Dirlantas Polda Jawa Barat Kombes Muhammad Aris mengatakan ada empat kendaraan yang terlibat dalam tabrakan beruntun ini. Masing-masing Bus Safari Dharma Raya dengan nomor polisi H-1469-C B; mobil Mitsubishi Expander; Toyota Innova nopol B-168-DIl; serta Mitsubishi Truk R-1436-ZA.

"Diduga pengemudi (bus) mengantuk," ucap Aris.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini