WASHINGTON – Administrasi Penerbangan Federal (FAA) Amerika Serikat (AS) pada Kamis mengeluarkan perintah darurat yang melarang operator penerbangan AS untuk terbang di wilayah udara yang dikontrol Iran di atas Selat Hormuz dan Teluk Oman di tengah ketegangan yang meningkat antara Washington dan Teheran. Perintah itu diumumkan hanya beberapa saat setelah Iran mengumumkan telah menembak jatuh drone AS yang diklaim terbang di atas wilayah udaranya.
BACA JUGA: Garda Revolusi Iran Klaim Tembak Jatuh Drone AS dekat Selat Hormuz
Dalam saran terpisah kepada operator, FAA mengatakan bahwa menurut aplikasi pelacakan penerbangan, pesawat sipil terdekat beroperasi dalam jarak sekitar 45 mil laut dari Global Hawk saat drone AS itu ditembak jatuh oleh rudal Iran pekan ini.
"Ada banyak pesawat penerbangan sipil yang beroperasi di daerah itu pada saat pencegatan," kata FAA sebagaimana dilansir Reuters, Jumat (21/6/2019).
BACA JUGA: Iran Tembak Jatuh Pesawat Nirawak AS, Trump: Itu Kesalahan Besar
Badan itu mengatakan pihaknya tetap prihatin dengan meningkatnya ketegangan dan aktivitas militer dalam jarak yang dekat dengan rute pesawat sipil bervolume tinggi serta kesediaan Iran untuk menggunakan rudal jarak jauh di wilayah udara internasional dengan sedikit atau tanpa peringatan.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.