nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jemput Jenazah, Ayah Korban Kebakaran Pabrik Korek Bawa Bantal Pink Kesayangan Anaknya

Antara, Jurnalis · Minggu 23 Juni 2019 07:40 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 23 608 2069801 jemput-jenazah-ayah-korban-kebakaran-pabrik-korek-bawa-bantal-pink-kesayangan-anaknya-Ih6B8lZciq.jpg Pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan pabrik korek api di Binjai, Langkat, Sumut, Jumat (21/6/2019). (iNews)

MEDAN – Benda empuk berukuran kecil didekap erat Rusmanto, meskipun bentuk dan warnanya sangat lusuh. Namun, benda yang disebut bantal itu tak sekalipun terlepas dari pelukannya guna diberikan kepada jenazah anaknya saat menjemput dari RS Bhayangkara, Medan, Sumut, Sabtu (22/6/2019).

Bantal berwarna pink atau merah muda itu dibawanya dari Binjai sampai RS Bhayangkara, Medan, saat hendak menjemput istri dan kedua anaknya yang kini tak lagi dapat dikenalinya.

Istri dan kedua anak Rusmanto adalah korban yang hangus terpanggang pada peristiwa kebakaran pabrik perakitan korek api di Jalan Tengku Amir Hamzah, Dusun IV, Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Jumat (21/6/2019).

Istri Rusmanto bernama Yunita Sari, dan kedua anaknya bernama Vinkza Parisyah (10) dan Runisa Syaqila (2).

Rusmanto pada Sabtu malam terlihat sibuk dengan beberapa berkas di tangannya, yakni berkas yang menjadi syarat bagi dirinya untuk bisa membawa pulang kembali jenazah istri dan kedua anaknya yang sudah dua hari bermalam di RS Bhayangkara Medan.

Ilustrasi

Meski begitu, bantal kecil merah muda itu tetap dipeluk erat olehnya. Bantal yang dibawanya itu adalah milik putri kecilnya yang bernama Runisa Syaqila.

"Ini bantal kesayangan anak saya. Cuma ini yang bisa saya peluk," ujarnya lirih, mengutip Antaranews, Minggu (23/6/2019).

Saat ditanya mengenai alasannya membawa bantal tersebut, seketika tangis Rusmanto pecah. Berulang kali ia menyeka air mata yang tak henti-hentinya menetes membasahi pipi tirusnya itu.

"Saya juga enggak tahu. Bantal ini terbawa gitu aja. Bantal ini juga mengingatkan saya sama anak saya itu makanya saya enggak mau ngelepasin bantal ini," ucapnya sesenggukan sambil membelai lembut bantal tersebut.


Baca Juga : 3 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Kebakaran Pabrik Korek Api

Hingga Sabtu malam, janazah yang bisa dibawa pulang oleh Rusmanto adalah jenazah kedua anaknya.

Sebab, jenazah Yunita Sari belum juga teridentifikasi oleh pihak Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Utara.


Baca Juga : Mabes Polri Kirim Ahli Forensik Bantu Identifikasi Korban Kebakaran Pabrik Korek Api

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini