nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Capai 3.147 Hektare

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Selasa 25 Juni 2019 17:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 25 340 2070746 kebakaran-hutan-dan-lahan-di-riau-capai-3-147-hektare-XX8e53xvvX.jpg Kebakaran hutan dan lahan (Foto: Okezone)

PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau telah menghanguskan sebanyak 3.147 hektare. Ini merupakan catatan satuan tugas kebakaran hutan dan lahan (Satgas Karhutla) dari Januari hingga pertengahan 2019.

Wakil Komandan Satgas Karhutla Provinsi Riau, Edwar Sanger mengatakan kebakaran hutan dalam terjadi di 12 kabupaten dan kota di Riau. Kebakaran paling luas terjadi di Kabupaten Bengkalis.

"Di Kabupaten Bengkalis, luas areal yang terbakar mencapai 1.426 hektare. Kebakaran paling parah terjadi di Pulau Rupat," kata Edwar Sanger, Selasa (25/6/2019).

Baca Juga: 141,6 Hektare Kawasan Hutan Gunung Rinjani Terbakar

Untuk penanganan khusus di Pulau Rupat, Satgas Karhutla mendapat bantuan dari pemerintah pusat. Di mana, pemerintah menurunkan 100 personil Kostrad untuk membantu memadamkan api.

"Saat ini, kebakaran di Bengkalis sudah tertangani," ujar Edwar yang juga menjabat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau.

Ilustrasi

Daerah lainnya yang juga parah tingkat kebakarannya adalah di Kabupaten Rokan Hilir. Luas areal yang terbakar mencapai 485 hektare. Selanjutnya, luas areal yang terbakar di Kabupaten Siak 343 hektare Kota Dumai 264 hektare dan Kabupaten Kepulauan Meranti 232 hektare.

Untuk di Pekanbaru luas yang terbakar 46 hektare Kabupaten Kampar 64 hektare, Pelalawan 87 hektare dan Indragiri Hilir 118 hektare. Di Indragiri Hulu kebakaran tercatat seluas 71,5 hektare, Kuansing 5 hektare, dan Rokan Hulu paling sedikit kebakaran yakni 2 hektare," ujarnya. 

Baca Juga: Musim Kemarau Datang Lebih Awal, BMKG Imbau Warga Jateng Waspada Karhutla

Dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan, Riau diperkuat belasan helikopter water bombing (bom air). Pemerintah dan satu unit pesawat Cassa untuk melakukan hujan buatan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini