nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemuda Membusuk di Kamar Kos, Penyebab Kematian Masih Misterius

Herman Amiruddin, Jurnalis · Rabu 26 Juni 2019 02:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 25 609 2070909 pemuda-ditemukan-membusuk-di-kamar-kos-penyebab-kematian-masih-misterius-C02BjsonJB.JPG Tim Biddokkes Polda Sulsel di lokasi penemuan mayat pria dalam kamar kos (Foto: Herman Amiruddin/Okezone)

MAKASSAR - Sebanyak dua orang pria datang ke Mapolsek Tamalate, Makassar. Kabar yang mereka bawa cukup mengejutkan. Ya, keduanya datang menginformasikan soal penemuan mayat di sebuah indekos di Jalan Permandian Alam Barombong, Kecamatan Tamalate, Makassar, pada Selasa (25/6/2019) sekira pukul 15.00 Wita.

Tanpa menunggu lama tim gabungan dari Polsek Tamalate, Inafis Polrestabes Makassar, Biddokkes Polda Sulsel langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP). Tim gabungan langsung melakukan olah TKP dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Selanjutnya jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar.

Paur DVI Biddokkes Polda Sulsel, AKP Sulkarnain mengungkapkan, dari hasil olah TKP dilakukan bersama Tim Inafis dan penyidik Polsek Tamalate. Hasil sementara korban teridentifikasi bernama Argaridha Prabangkara berusia 24 tahun, berdomisili di Perum Karang Bakungan, Kabupaten Bayuwangi, Provinsi Jawa Timur.

Hanya saja Pdia enggan menjelaskan rinci hasil olah TKP tersebut dengan alasan pihaknya masih mendalami proses pemeriksaan tehadap jenazah korban.

TKP Penemuan Mayat dalam Kos

"Kami belum bisa menjelaskan secara detail hasil pemeriksaan pada jenazah korban, sebab masih menunggu pihak keluarga korban untuk dilakukan permintaan visum. Sehingga kami belum bisa menjelaskan hasilnya. Namun demikian hasil sementara bahwa korban diperkirakan sudah lebih dua hari meninggal dunia sehingga mayatnya membusuk. Tapi tidak ada tanda-tanda kekerasan," kata Sulkarnain, kepada Okezone.

Sementara itu, Kapolsek Tamalate, Kompol Arifuddin mengatakan, pihaknya bersama telah mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Dua orang yang diambil keterangannya masing-masing bernama Rahmat dan Safri yang merupakan saksi.

"Dari keterangan saksi seorang penjaga kos menyebutkan bahwa dirinya saat sedang berjaga seorang lelaki bernama Safri yang merupakan rekan kerja korban datang ke kos dengan maksud mencari korban," jelas Arifuddin.

TKP Penemuan Mayat dalam Kos

Dia melanjutkan, Rahmat kemudian langsung mengantar Safri ke kamar kos korban. Namun saat sampai di depan kamar korban, pintu dan jendela kamar terkunci. Sehingga korban menggedor pintu kamar. Namun tak kunjung digubris.

Kedua saksi berinisiatif membuka paksa pintu kamar korban jendela kamar. Begitu pintu terbuka alangkah kagetnya saksi melihat korban sudah tidak bernyawa.

"Saksi lalu mendatangi Polsek Tamalate melaporkan peristiwa tersebut. Belum diketahui penyebab kematian korban. Kami masih menunggu hasilnya dari Biddokkes Polda Sulsel, disamping itu melakukan penyelidikan," tuntasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini