nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selipkan Petisi di KJRI, Pedemo di Hong Kong Minta Jokowi Tolak RUU Ekstradisi

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 26 Juni 2019 18:39 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 26 18 2071254 selipkan-petisi-di-kjri-pedemo-di-hong-kong-minta-jokowi-tolak-ruu-ekstradisi-TV63TrYr5c.jpg Pedemo di Hong Kong protes RUU ekstradisi ke China. Foto/Reuters

BEIJING – Pedemo menyelipkan sebuah petisi yang berisi Presiden Joko Widodo menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Ekstradisi ke China.

Petisi diselipkan di pintu kaca gedung Konsulat Jenderal RI di Hong Kong saat pedemo melakukan orasi, Rabu (26/6/2019).

"Tadi sekitar pukul 12.30 [waktu setempat] para pengunjuk rasa datang ke KJRI. Mereka ingin menyampaikan petisi. Kebetulan tadi pintu dikunci sehingga diletakkan di depan pintu," kata pelaksana Konsul Jenderal RI di Hong Kong Mandala S Purba mengutip Antara.

Foto/Reuters

Setelah para pengunjuk rasa meninggalkan area KJRI di 127-129 Leighton Road, 6-8 Keswick Street, Causeway Bay, petisi yang diselipkan di sela pegangan pintu kaca tersebut diambil oleh petugas penjagaan.

BacaPemimpin Hong Kong Minta Maaf Atas Kontroversi dari RUU Ekstradisi

BacaWarga Hong Kong Protes RUU Ekstradisi: Siapa Gadis yang Bermeditasi di Depan Polisi Bertameng?

Petisi ditujukan kepada Presiden Joko Widodo yang akan hadir dalam KTT G-20 di Osaka, Jepang pada 28 Juni 2019.

Isi petisi meminta agar Presiden Jokowi mendukung Hong Kong dalam penangguhan secara penuh Rancangan Undang-Undang Ekstradisi dan pembentukan komite investigasi atas tindakan aparat kepolisian dalam unjuk rasa di Hong Kong beberapa waktu lalu.

"Tentu masalah ini akan kami laporkan ke pemerintah pusat. Di sini mereka juga mendatangi [perwakilan] India, Rusia, Jepang, dan Korea Selatan yang juga ada di KTT G20," kata Mandala.

Namun menurut dia, KJRI tidak bisa menerima para pengunjuk rasa karena Indonesia tidak ingin terseret dalam masalah internal China tersebut.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini