Keluarga Menyesal Izinkan IN Lakukan Kawin Kontrak
AM, ibu kandung IN, mengatakan keluarganya sangat menyesal telah memberikan izin IN kawin kontrak dengan warga Tiongkok.
Sebelum mengambil keputusan, AM sudah memberikan kesempatan kepada IN untuk berpikir panjang. Tapi karena anaknya ngotot, AM juga tidak bisa berbuat apa-apa, sehingga sebagai orangtua hanya bisa mendoakan yang terbaik.
Namun ketika sampai di Tiongkok, keadaan yang dialami IN tidak sesuai dengan yang diharapkan. Meski demikian, komunikasi via ponsel masih terbilang lancar.
"Kita hanya bisa mendengar lewat telepon kalau dia sedang meringis, menangis, dan lainnya," ujar AM.

AM selaku orangtua hanya bisa menenangkan IN untuk bersabar menghadapi kehidupan yang dialami. Kejadian ini akan menjadi pelajaran untuk lebih berhati-hati dalam memutuskan suatu masalah.
Kepada orangtua lainnya, AM mengimbau untuk lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan. Lebih baik cari jodoh di Indonesia saja, meski hidup sederhana.
"Asalkan kita bisa kumpul dan berkomunikasi," pesan AM.