"Besok paginya tong-tong kosong itu mulai dia isi lagi batok-batok kelapa untuk dibakar lagi, nanti sore sampai malem mulai deh asap nongol lagi, begitu seterusnya tiap hari," jelasnya.
Baca Juga: Limbah Bikin Resah, Warga Blokade Pintu Pabrik dan Bakar Ban

Warga yang sudah geram dengan aktivitas pembuatan arang yang diduga ilegal itu sudah kerap kali memberikan teguran, akan tetapi pelaku tetap melanjutkan aktifitas dan tak perdulikan kesehatan orang lain. Bahkan saat ini warga tengah melakukan petisi dengan mengumpulkan sejumlah tanda tangan warga sekitar.
"Warga sudah beberapa kali negur, tapi tidak ngaruh, proses pembakaran arang tetap berlangsung tiap hari, saya dapat pemcerahan dari LPM krukut Husin Tohir, untuk ngumpulin tanda tangan beberapa warga yang terganggu, plus tanda tangan RT dan RW. Alhamdulillah sudah siap saya kasih ke LPM," urai dia.
(Fiddy Anggriawan )