nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pria Ini Bawa 39 Kg Ganja dari Aceh, Alasannya untuk Biaya Pengobatan Anak

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Rabu 03 Juli 2019 18:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 03 608 2074230 pria-ini-bawa-39-kg-ganja-dari-aceh-alasannya-untuk-biaya-pengobatan-anak-JigmcLXP2p.jpg Ganja seberat 39 Kg diamankan polisi di Medan (Foto: Wahyudi/Okezone)

MEDAN - SH (39) seorang pria warga Kecamatan Blang Pagayo, Kabupaten Blang Kejeren, Aceh, ditangkap Personel Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan dari kamar salah satu hotel di bilangan Setiabudi, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.

Ia ditangkap bersama seorang rekannya berinisial KH (26), warga Jalan Desa Simpur Jaya, Kelurahan Jaya, Kecamatan Ketambe Aceh Tenggara, Aceh, karena kedapatan membawa sebanyak 39 kilogram narkoba jenis ganja kering siap edar. Ganja-ganja itu mereka bawa dengan mobil pikup Daihatsu Grand Max bernomor polisi BK 9961 EN dari Blang Kejeren, Aceh menuju Medan.

"Keduanya diringkus pada hari Minggu 30 Juni 2019 lalu, saat tengah beristirahat setelah menempuh perjalanan dari Aceh ke Medan. Dalam aksinya, tersangka menyelipkan 39 bal ganja tersebut dibalik tumpukan karton bekas untuk mengelabui petugas,"ujar Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, Rabu (3/7/2019).

Ganja 39 Kg diamankan polisi di Medan (Foto: Wahyudi/Okezone)

Baca Juga: Melawan Petugas, Bandar Sabu Ditembak Mati

"Rencananya, narkoba ini akan diedarkan di Medan. Semoga dengan pengungkapan ini dapat mengurangi peredaran narkoba di Medan," imbuh Dadang.

Sementara itu, kepada polisi SH mengaku nekat menjadi kurir ganja karena tergiur upah yang ditawarkan. Ia terpaksa melakukan itu untuk biaya perobatan anaknya.

"Anak saya sakit pak. Saya enggak ada biaya, anak saya sakit," kata SH sambil meneteskan air matanya.

Sementara tersangka KH mengaku, dirinya tidak mengetahui kalau barang yang dibawanya merupakan narkoba. "Awalnya saya enggak tahu yang dibawa ganja. Saat di hotel baru tahu," ungkapnya.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 Subs Pasal 111 ayat 2 Subs Pasal 132 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini