Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kata 'Kimcil' Pemicu Pengeroyokan Remaja Putri di Surabaya

Syaiful Islam , Jurnalis-Selasa, 09 Juli 2019 |16:56 WIB
Kata 'Kimcil' Pemicu Pengeroyokan Remaja Putri di Surabaya
Ilustrasi Pengeroyokan Wanita (foto: Okezone)
A
A
A

Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni, menjelaskan hasil dari pemeriksaan itu mengungkap adanya fakta baru. Di mana pemicu dari terjadinya pengeroyokan lantaran korban mengejek terlapor dengan dengan kata kimcil.

"Bahasa kimcil itu membuat salah satu terlapor marah. Setelah ditanya apa maksud dari kata itu oleh terlapor, korban minta maaf. Ucapan permintaan maaf korban pada terlapor sebanyak dua kali," terang Ruth, Selasa (9/7/2019).

Menurut Ruth, permintaan maaf pertama dilakukan korban terhadap terlapor di YPPI (tidak jauh dari lokasi pengeroyokan) pada 27 Juni 2019. Kemudian permintaan maaf kedua di Jalan Dharmahusada Indah Barat pada 28 Juni 2019, yang berujung pada pengeroyokan.

"Ada 9 anak yang melakukan pemukulan dan 3 anak yang hanya menonton. Saat ini status mereka masih sebagai saksi terlapor. Dan kasusnya tahap penyidikan," ucap Ruth.

Baca Juga: Detik-Detik Pengeroyokan Kasatreskrim Polres Wonogiri hingga Koma

(Fiddy Anggriawan )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement