nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wakil Ketua Pansus DPRD Sulsel Tak Mau Komentar soal Pejabat yang Dipecat Nurdin Abdullah

Herman Amiruddin, Jurnalis · Rabu 10 Juli 2019 15:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 10 609 2077099 wakil-ketua-pansus-dprd-sulsel-tak-mau-komentar-soal-pejabat-yang-dipecat-nurdin-abdullah-qW8sW9Rstp.jpg Inisiator Hak Angket Selle KS dan Kadir Halid

MAKASSAR - Wakil Ketua Pansus DPRD Sulsel Selle Dalle KS enggan berkomentar terlalu jauh soal keterangan Mantan Kepala Biro Pembangunan Provinsi Sulsel Jumras yang dipecat Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dalam Sidang hak angket yang digelar kemarin.

"Soal Pak Jumras, saya tidak bisa komentari itu. Tetap sesuatu hal yang pasti kemarin Pak Jumras itu memberikan keterangan. Sehingga kalau ada, dia mau ralat, ada dia mau cabut. Tentu ada mekanismenya. Dan disampaikan secara kepanitiaan hak angket," Selle kepada Okezone Rabu (10/7/2019).

Selle mengaku proses sidang berjalan baik, bila ada yang dianggap keliru bisa disampaikan ke pantia hak angket.

"Dan saya kira semua proses kemarin terekam dengan baik. Sehingga dengan ada hal hal yang dianggap keliru nanti kita akan perdengarkan kepada yang hal yang mana dia anggap keliru dan mana dia yang mau dicabut di bawa sumpah," kata Selle.

Baca Juga: Nurdin Abdullah Diangket DPRD Sulsel, Terungkap Soal Mahar Rp10 Miliar

Baca Juga: Ada Parpol Mengeong dan Menggongong Minta Kursi Menteri ke Jokowi

Terkait, Jumras merasa terancam setelah memberikan keterangan ke Hak Angket DPRD, Selle tidak bisa mengomentari itu.

"Saya tidak bisa komentari karena kami belum dengar langsung dari Pak Jumras ya. Dan belum ada masuk secara resmi ke panitai hak angket. Inikan kita tanya dia nyaman dalam menyampaikan dan memberikan keterangan," lanjutnya.

Apbila merasa terancam, Jumras, kata Selle, bisa mempergunakan haknya.

"Kalau dia merasa terancam itu ada haknya kalau dia mau mempergunakan mempersiapkan insfratruturnya dalam hal ini LPDK kita bisa mencampuri kalau soal itu. Kecuali kalau dia minta sama panitia hak angket. Kita berkwajibam untuk melindingi setiap saksi yang memberikan keterangan," tuturnya.

"Karena memang salah satu bentuk perlindungan kita supaya nda asal biacara ya diambil sumpahnya dulu baru berikan keterangan itukan bagian dari perlindungan kita kepada saksi," kata Selle.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini