nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cara Tantowi Yahya Promosikan Pariwista Indonesia di Pacific Exposition 2019

Minggu 14 Juli 2019 08:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 14 1 2078612 cara-tantowi-yahya-promosikan-pariwista-indonesia-di-pacific-exposition-2019-uguNIFzGV4.jpg Foto: Kemenpar

AUCKLAND - Keseriusan Presiden Jokowi meraup devisa lewat pariwisata direspon oleh Dubes RI untuk Selandia Baru, Tonga dan Kerajaan Samoa, Tantowi Yahya. Saat diminta waktu wawancara salah satu media besar nasional, Sabtu 13 Juli 2019, Tantowi dengan spontan menggiring wawancara ke booth Wonderful Indonesia.

"Saya pinjam booth Wonderful Indonesia ya Bu Titik," ucap Dubes Tantowi kepada Kabid Area IV Regional IV Kemenpar Titik Lestari.

Alasan Dubes Tantowi sampai menggiring pewawancara ke booth Wonderdul Indonesia? "Alasan pertama, boothnya Indonesia Banget. Ada replika kapal Pinisi, penari-penari dengan pakaian adat Indonesia, juga tulisan besar Indonesia berwarna merah," tutur Dubes Tantowi.

Kedua, mantan MC ternama Indonesia itu ingin mempromosikan pariwisata Indonesia. Dia ingin mengangkat brand Wonderful Indonesia di kawasan Asia Pasifik.

"Ide pak Menteri Pariwisata kemarin kan bagus banget. Menjadikan Pacific sebagai One Destination seperti ASEAN. Kalau ini jalan, pasti akan bagus sekali," ucapnya.

Seperti diketahui, pameran pariwisata, perdangangan dan investasi Pacific Exposition 2019 berlangsung di Auckland, Selandia Baru dari 11 hingga 14 Juli 2019. Pesertanya 20 negara terdiri dari Australia, Cook Island, Federated States of Micronesia, Fiji, French Polynesia, Indonesia, Kiribati, Marshall Islands, Nauru, New Zealand, Niue, Palau, Papua New Guinea, Samoa, Solomon Islands, Timor Leste, Tuvalu, Vanuatu, New Caledonia.

"Indonesia adalah bagian dari Pasifik. Posisi Indonesia secara geografis menghadap ke laut Pasifik. Kita punya lima provinsi yang menghadap ke pasifik, yakni Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara dan Timor Barat atau NTT," paparnya.

"Dan kebetulan, negara-negara di Pasifik memiliki planning yang sama, menjadikan sektor pariwisata sebagai tulang punggung ekonomi andalan negara," timpal Deputi Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani.

Sementara itu, Menpar Arief Yahya optimis Wonderful Indonesia bakal diingat oleh masyarakat Pasifik. Target 20 juta wisman di tahun 2019 bukan lagi angan tetapi bisa segera diraih. “Terima kasih Pak Dubes, Salam Wonderful Indonesia,” ucapnya.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini