nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Remas Payudara Turis, Guru SD Ditangkap di Yogyakarta

Agregasi KR Jogja, Jurnalis · Selasa 16 Juli 2019 14:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 16 510 2079589 remas-payudara-turis-guru-sd-ditangkap-di-yogyakarta-NKxHEy5Xlr.JPG Tersangka SP, guru yang nekat meremas payudara turis di kawasan Prawirotaman Yogyakarta. (krjogja.com)

YOGYAKARTA – Tak tahan melihat kecantikan para wanita turis asing, seorang guru salah satu SD swasta di Yogyakarta nekat melakukan tindak asusila. SP (37), warga Sayegan Sleman, mencabuli para wanita bule itu dengan meremas payudaranya. Tersangka melakukan perbuatan itu dari atas sepeda motor yang melaju dan ironisnya aksi tersebut dilakukannya dengan masih mengenakan seragam dinas sekolah.

Pelaku yang keseharian bekerja sebagai guru honorer dan mengajar mata pelajaran olah raga ini melakukan aksinya di “kampung turis” kawasan Jalan Prawirotaman Yogyakarta. Setidaknya tersangka sudah tiga kali melakukan aksi main remas dan selalu mengincar buah dada para wanita bule yang tengah berjalan sendirian saat siang hari.

“Tersangka datang ke lokasi dengan mengendarai sepeda motor. Ia lalu berhenti dan menunggu turis yang sedang berjalan kaki sendiri. Setelah mendapat mangsa yang diincar ia lalu memepet dan meremas bagian payudaranya kemudian melarikan diri dengan motor,” uCap Kapolsekta Mergangsan Kompol Tri Wiratmo di ruang kerjanya, mengutip krjogja.com, Selasa (16/7/2019).

Ilustrasi (Shutterstock)

Aksi guru cabul tersebut dilaporkan seorang wisatawan asal Belanda bernama Burg van Alkmaar (26). Atas laporan tersebut petugas Polsekta Mergangsan langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi ciri-ciri pelaku.

“Kami saat itu sudah menduga tersangka pasti akan beraksi kembali. Karena itu, kami bekerjasama dengan warga dan meminta jika menjumpai seseorang dengan ciri-ciri seperti tersangka untuk segera diamankan dan menghubungi Polsek Mergangsan,” katanya didampingi Kasi Humas Polsekta Mergangsan Aiptu Sugiyanto.

Dugaan tersebut ternyata benar. Pelaku kembali beraksi pada Senin (15/7/2019) siang. Dengan mengendarai sepeda motor Yamaha N Max dengan nomor polisi AB 4766 UZ, tersangka mendatangi Jalan Prawirotaman dan berhenti di bawah pohon untuk menunggu mangsa wanita bule cantik.

Melihat tersangka hendak beraksi, warga segera menangkap dan menyerahkan pelaku kepada petugas. Awalnya, pelaku tak mengakui telah melakukan tindak pencabulan. Namun, setelah petugas memperlihatkan hasil rekaman CCTV akhirnya sang guru cabul tak dapat mengelak lagi.

Petugas mengamankan beberapa barang bukti yakni berupa sepeda motor, helm, jaket serta seragam dinas sekolah yang dikenakan pelaku saat beraksi.

“Kami mengenakan kepada tersangka pasal 281 KUHP tentang pencabulan, ancaman kurungan penjaranya mencapai dua tahun,” ucap Tri Wiratmo.

Kepada petugas, tersangka yang telah berkeluarga dan memiliki satu anak ini mengaku melakukan aksi meremas payudara para turis karena gemas. Terlebih lagi para wanita-wanita bule yang berada di kawasan Prawirotaman sering berjalan di hadapan umum tanpa mengenakan bra.


Baca Juga : Pelaku Masturbasi di Kos Wanita Depok Terancam 32 Bulan Penjara

“Karena iseng saja. Melihat bule langsung saya ‘gituin’ saja,” ucap tersangka.


Baca Juga : Ganggu Istri Orang, Pengungsi Afganistan Diamankan di Pekanbaru

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini