Penjaga kantor yang merupakan karyawan honorer, Kadiyanto (30) disekap dua orang perampok. Kaki dan tangan diikat dengan taplak meja pengadilan, mata dan mulut ditutup lakban.
“Jadi menurut pengakuan korban, ia sempat mendengar ada suara membuka jendela di ruang sebelah di mana ia tidur yakni di ruang Posbakum. Kemudian ia bangun, pas membuka pintu langsung ditodong pedang ke arah leher. Korbanpun langsung mengikuti perintah kedua pelaku yang mukanya ditutup masker,” ujar Humas PA Pangkalan Bun, Ahmad Zuhri.

Ia melanjutkan, saat ini korban sedang menjalani pemeriksaan di pusat kesehatan.Korban mengalami luka ringan di bagian pelipis sebelah kanan. “Korban masih diperiksa dan pijit karena sempat disekap selama 3 jam,” sambungnya.
Sementara itu, seorang panitera pengadilan agama, Muhammad Aini yang pertama kali menolong korban menceritakan, saat itu pukul 03.30 WIB menjelang waktu subuh, ia mendengar ada suara minta tolong orang dan bilang ada rampok.