Karna Sobahi mengaku belum mengetahui secara rinci data tersebut. Karna menegaskan segera mencari tahu data jumlah LGBT di daerah yang dipimpinnya itu.
"Itu datanya dari mana? Saya belum menelusuri. No comment aja dulu, saya mau menelusuri dulu. Saya mau telusuri dulu, datanya dari mana, terus locusnya mereka, by name by address-nya di mana. Kita kan harus perlu bukti itu," kata Karna, Jumat (19/7/2019).
Menurut Karna, isu tersebut sebenarnya pernah muncul sebelumnya. Kabar itu berawal dari ramainya perbincangan di medsos FB.
"Dulu pernah ada Facebook itu ya, tapi nggak muncul lagi. Sekarang tiba-tiba muncul. Dari mana itu. Saya kaget juga. Kalau AIDS betul itu. Dicover juga oleh RS Cideres dan RS Majalengka. Kalau LGBT, saya kaget juga itu. Belum bisa meyakini, sampai ada data riil," ujarnya.
Baca Juga: Wilayah Depok Jadi "Surga" Kaum LGBT
(Fiddy Anggriawan )