Destinasi pertama yang harus dikunjungi adalah Lemo. Di tempat ini bisa melihat lokasi pemakaman yang sangat alamiah. Lokasinya berada di antara persawahan penduduk. Di deretan tebing itu terpampang deretan patung. Tahukah kalian makna dari ukiran patung itu?
Salah satu pembuat patung tersebut adalah Anton, warga Kampung Lemo, Toraja. Ia memiliki showroom patung tak jauh dari tebing tersebut. Di sana ia memajang patung hasil pahatannya. Menurutnya patung-patung yang terpasang di tebing adalah gambaran jenazah yang dikubur semasa hidup.
“Kalau dulu bentuknya memang kasar, tapi kalau sekarang kita buat semirip mungkin. Seperti wajah asli jenazah saat dia hidup,” paparnya.
Menurutnya tidak semua jenazah bisa dibuat patung, hanya bangsawan atau tokoh saja. Proses pembuatannya juga tidak sebentar, memakan waktu hingga 2 bulan. Dari pembuatan patung sampai proses pemakaman memakan biaya hingga Rp20 juta.
“Di Toraja seorang yang meninggal tidak langsung dikubur. Mereka mengumpulkan biaya karena nanti proses pemakaman harus beserta pemasangan patung,” jelasnya.