nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Darurat Kebakaran Gunung Panderman, Pemkot Batu Sebut karena Faktor Alam

Avirista Midaada, Jurnalis · Senin 22 Juli 2019 16:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 22 519 2082089 darurat-kebakaran-gunung-panderman-pemkot-batu-sebut-karena-faktor-alam-XRFJwCKELo.jpg Gunung Panderman terbakar (Foto: Avirista/Okezone)

KOTA BATU - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu turut memantau kondisi terkini kebakaran di hutan Gunung Panderman pasca-penetapan status tanggap darurat bencana.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu Zadiem Efisiensi bahkan turut meninjau langsung ke pos pantau Gunung Panderman di Toyomerto, Desa Pesanggrahan, Kota Batu, pada Senin (22/7/2019).

"Kebakaran hutan di Panderman ini karena situasi kondisi alam, sekarang kondisinya kemarau yang mungkin terjadi gesekan antara ranting - ranting sehingga jadi api," tutur Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko.

Gunung Panderman

Dewanti menyebut area yang terbakar bukan jalur pendakian melainkan hutan lindung, oleh karena itu kami tidak khawatir ada pendaki di sana," tambahnya.

Meski demikian, dirinya belum memastikan akan padam kapan mengingat kondisi alam yang masih kering.

"Kami hanya bisa menunggu dan melakukan teknik bakar balik seperti yang terjadi di Gunung Kawi. Ini dilakukan supaya situasi kebakaran ini bisa di atasi dan hutan kita tidak terbakar habis," tukasnya.

Pihaknya pun meminta seluruh pendaki nantinya juga turut berpartisipasi menjaga kondisi hutan dan kawasan Gunung Panderman.

Baca Juga: Kebakaran di Hutan Gunung Panderman Meluas, BPBD Tetapkan Tanggap Darurat Bencana

Sebelumnya pada Minggu malam sekitar pukul 19.45 WIB titik api terlihat di hutan Gunung Panderman. Bahkan karena besarnya titik api dapat dilihat dari wilayah Malang.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, SAR, polisi, TNI, Perhutani, Ormas, LMDH, dan relawan masih terus berjuang memadamkan api. Hingga pukul 12.10 WIB Senin siang kepulan asap tampak masih terlihat dari atas.

BPBD Kota Batu sendiri telah menetapkan status tanggap darurat bencana kebakaran hutan Gunung Panderman karena luasnya area yang terbakar.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini