Perjalanan Satriandi, Pecatan Polisi yang Kabur dari Lapas hingga Tewas Didor

Banda Haruddin Tanjung, Okezone · Selasa 23 Juli 2019 13:59 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 23 340 2082501 perjalanan-satriandi-pecatan-polisi-yang-kabur-dari-lapas-hingga-tewas-didor-OPj95chAep.jpg Satriandi (Foto: Banda Haruddin Tanjung)

PEKANBARU - Satriandi terlibat kontak tembak dengan tim gabungan. Dalam kontak tembak ini, pecatan polisi itu tewas bersama satu temannya. Polisi menemukan senjata api dan bahan peledak di rumah Satriandi yang berada di Jalan Sepakat.

Satriandi memiliki rekam jejak yang kelam. Dia dikenal sebagai pengedar narkoba di Pekanbaru dan sudah bolak-balik berurusan dengan kesatuannya saat masih berdinas sebagai anggota polisi di Riau karena kasus serupa.

Baca Juga: Pecatan Polisi Pemilik Narkoba Tewas Dalam Baku Tembak

Pada 1 Mei 2015, polisi menggerebek Satriandi di Hotel Aryaduta Pekanbaru. Di sana polisi menemukan ribuan butir pil ekstasi dan sabu. Namun, saat digerebek, Satriandi nekat melompat dari lantai 8 tempat dia menginap. Beruntung nyawanya selamat, meski kakinya patah.

Polda Riau pun memecat Satriandi dari kesatuan. Bukannya bertaubat, Satriandi malah terus menjalankan bisnis narkobanya.

Ilustrasi

Pada 8 Januari 2017 dia terlibat kasus pembunuhan di Jalan Hasanuddin, Pekanbaru. Korbannya adalah Jodi Setiawan (21) dan penembakan itu bermotif transaksi narkoba.

Sehari setelah penembakan, ia pun berhasil ditangkap. Polisi menembaknya setelah kabur ke Sumatera Barat.

Atas kasus pembunuhan, pria berambut gondrong ini divonis 12 tahun. Namun, setelah dijebloskan ke penjara, dia kembali berbuat onar. Dibantu temannya dari luar Lapas Pekanbaru, ia berhasil melarikan diri.

Baca Juga: Baku Tembak dengan Pecatan Polisi, Petugas Polda Riau Temukan Granat

Satriandi juga mengancam petugas sipir dengan senjata api. Namun, pada 23 Juli 2019, perjalanan Satriandi berakhir, dia tewas tertembak di rumahnya Jalan Sepakat setelah digerebek polisi.

"Dalam kontak tembak itu, kita sita senjata api dan bahan peledak," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto, Selasa (23/7/2019).

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini