nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Upaya Terakhir Gadis 5 Tahun Selamatkan Adik Usai Rumah Terkena Bom

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 26 Juli 2019 15:28 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 26 18 2083933 upaya-terakhir-gadis-5-tahun-selamatkan-adik-usai-rumah-terkena-bom-FepvHtwoI2.jpg Momen gadis 5 Tahun asal Suriah menyelamat adiknya berusia 7 bulan suai rumah mereka terkena bom. Foto/Bashar al Sheikh

ARIHA - Seorang gadis berusia lima tahun menyelamatkan adik perempuannya dengan menarik kaus sementara dia terjepit di antara puing bangunan yang hancur karena terkena bom di Suriah.

Riham, terlihat memegangi pakaian adik perempuannya sebagai upaya terakhir agar adiknya tidak jatuh.

Foto-foto mengejutkan menunjukkan dia berjuang untuk tetap memegang adiknya, Tuqa.

Foto/Bashar al Sheikh

Adik perempuan lainnya juga terperangkap di bawah puing-puing bangunan yang runtuh setelah serangan udara di Ariha, Idlib barat, oleh pasukan pemerintah Rusia atau Suriah pada Kamis (25/7).

Tuqa yang berusia tujuh bulan dalam kondisi kritis kini dirawat di unit perawatan intensif, sedangkan Riham meninggal di rumah sakit.

Beberapa saat setelah Riham menyelamatkan adiknya, bangunan itu runtuh.

Baca juga: Serangan Koalisi AS Tewaskan 1.600 Warga Sipil Suriah

Baca juga: PBB: Pada 2018, 1.106 Anak-Anak Meninggal Akibat Perang Suriah

Mengutip Daily News, Jumat (26/7/2019), gadis itu dilaporkan ditarik dari reruntuhan, tapi ibu mereka Asmaa Naqouhl tewas di tempat kejadian dan putrinya yang lain masih dirawat karena terluka.

Foto/Bashar al Sheikh

Sukarelawan yang dikenal sebagai Helm Putih, mengatakan mereka menyelamatkan seorang pemuda dari puing-puing rumah.

Rekaman Amjad al-Abdullah, ayak Rahim yang bergegas untuk menyelamatkan keluarganya viral di media sosial setelah diposting oleh jaringan Suriah SY-24.

Foto/Bashar al Sheikh

Fotografer Bashar al Sheikh, termasuk yang pertama di tempat kejadian setelah serangan dan menangkap momen dramatis.

“Serangan udara telah menghantam tempat tinggal mereka, dan mereka jatuh dari lantai lima. Mereka berteriak dan menangis, meminta tim penyelamat untuk menyelamatkan mereka,” kata dia.

Foto/Bashar al Sheikh

Pasukan pemerintah Suriah, yang didukung oleh sekutunya Rusia, rutin melancarkan serangan untuk merebut kembali daerah strategis di sekitar Idlib dan Hama utara, sebagai upaya memukul mundur pemberontak dari negara itu.

"Dia [fotografer] pada awalnya tidak bisa melihat apa pun karena puing-puing dan debu, tapi kemudian dia mendengar suara bayi, anak-anak, dan ayah," kata seorang juru bicara SY-24 mengatakan kepada BBC News.

Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia memperkirakan bahwa lebih dari 600 warga sipil telah tewas oleh serangan Rusia atau Presiden Suriah Basyar al-Assad sejak April.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini