nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rekaman CCTV Perampok Berparang Serbu Ruang Keluarga di Malaysia

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 27 Juli 2019 13:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 27 18 2084330 rekaman-cctv-perampok-berparang-serbu-ruang-keluarga-di-malaysia-9qCI5MTS1a.jpg Cuplikan perampok serbu ruang keluarga di Malaysia. Foto/Daily Mail/AsiaWire

KUALA LUMPUR - Ini adalah saat yang menakutkan ketika tiga perampok berparang menyerbu masuk ke ruang keluarga saat mereka sedang duduk dan menonton TV.

Setelah diancam dengan parang, komplotan rampok itu memaksa anggota keluarga untuk masuk ke sebuah ruangan kecil.

Insiden itu terekam CCTV di sebuah rumah di kota Bandar Saujana dekat Kuala Lumpur, Malaysia.

Dalam rekaman yang diambil di dalam rumah, sebuah keluarga yang terdiri dari delapan orang terlihat bersantai di ruang tamu sambil menonton TV, kemudian masuk tiga pria bertopeng dari dekat tangga.

Baca juga: Mantan PM Malaysia Najib Razak Habiskan Rp11,2 Miliar untuk Beli Perhiasan

Baca juga: Politisi Malaysia Diduga Perkosa Seorang TKW

Para penyusup kemudian mengancam orang-orang, termasuk anak-anak yang sedang duduk di sofa dengan parang. Perampok kemudian memberi isyarat agar mereka masuk ke dalam sebuah ruangan kecil.

Mereka memaksa semua anggota keluarga, yang berusia antara 12 dan 70 tahun, masuk ke ruang samping dan menahan mereka. Sedangkan salah anggota perampok mencari barang-barang berharga di ruang tamu.

Foto/Daily Mail/AsiaWire

Menurut polisi, seorang wanita dibawa ke lantai atas dan diperintahkan untuk menyerahkan perhiasan dan barang-barang berharga miliknya.

Setelah mengambil semua yang mereka inginkan, para perampok mengikat anggota keluarga dan meninggalkan mereka di ruang bawah sebelum melarikan diri.

Penyelidikan awal, juru bicara kepolisian daerah setempat, Azizan Tukiman mengatakan bahwa perampok membawa barang berharga senilai Rp 132 juta.

Tukiman menambahkan, sebenarnya ada enam anggota perampok yang terlibat tetapi hanya tiga yang terlihat.

Mereka dilaporkan merampok rumah pada pukul 21.41 waktu setempat 23 Juli 2019 dan mengikat tujuh korban di sebuah kamar di lantai bawah.

"Tidak ada yang terluka dalam perampokan itu. Para korban berhasil membebaskan diri dan meminta bantuan tetangga ketika tersangka meninggalkan tempat kejadian,” kata dia mengutip Daily Mail, Sabtu (27/7/2019).

"Kami mencari sidik jari, tapi berhasil karena para tersangka mengenakan sarung tangan," lanjut dia.

Menurut laporan, polisi belum berhasil mengidentifikasi para tersangka dan mereka meminta bantuan masyarakat yang memiliki informasi apa pun terkait perampokan tersebut.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini