nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Satu Keluarga Jadi Tersangka Penjualan Gadis ABG yang Dijadikan PSK

Avirista Midaada, Jurnalis · Selasa 30 Juli 2019 03:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 30 519 2085206 satu-keluarga-jadi-tersangka-penjualan-gadis-abg-yang-dijadikan-psk-zFZ8nWIsHF.JPG Kapolres Situbondo, AKBP Awan Hariono (Foto: Avirista Midaada/Okezone)

SITUBONDO – Polisi menetapkan tiga tersangka kasus penjualan anak perempuan di bawah umur. Para pelaku diketahui masih satu keluarga, yakni S (50), istrinya SB (50) dan anak perempuannya N (33), asal Desa Kotakan, Situbondo, Jawa Timur.

Kapolres Situbondo, AKBP Awan Hariono mengatakan, ketiga tersangka ini disangkakan mempekerjakan anak di eks lokalisasi Gunung Sampan, Kotakan, Situbondo.

“Kita tetapkan tiga orang tersangka. Satu orang sebagai muncikari dan dua orang lainnya yang membantu,” ungkap AKBP Awan di Mapolres Situbondo, Senin (29/7/2019).

Ketiga pelaku dalam melancarkan aksinya saling berbagi peran untuk bisa mendatangkan perempuan di bawah umur asal Bandung, Jawa Barat. S sebagai muncikari, sedangkan istri dan anak perempuannya membantu dan menjadi perantara kepada para perempuan tersebut.

Sebelum didatangkan ke Gunung Sampan, para perempuan tersebut diiming–imingi kerjaan dan dipinjami uang Rp7 juta tanpa bunga oleh pelaku.

Kemudian oleh pelaku, para perempuan ini dipekerjakan di sebuah karaoke. Di tempat karaoke selain menemani para tamu, para perempuan yang mayoritas masih berusia belasan tahun itu juga diminta untuk melayani para tamu.

“Dua anak berusia 14 tahun dan tiga anak berusia 17 tahun kami amankan dari sebuah eks lokalisasi Gunung Sampan semuanya dari Jawa Barat. Mereka dipekerjakan dan dieksploitasi seksual oleh ketiga pelaku,” tambahnya.

Kepada petugas, para korban perdagangan manusia ini diminta N untuk menggunakan alat kontrasepsi saat melakukan hubungan badan dengan para lelaki hidung belang yang menggunakan jasanya.

Dalam sekali kencan, gadis di bawah umur ini dibanderol Rp200 ribu oleh sang perantara. Namun uang tersebut, harus disetorkan ke penyedia jasa kamar sebesar Rp50 ribu, membayar calo atau pengantar Rp20 ribu, dan sisanya Rp130 ribu ini yang menjadi milik korban dan harus kembali disisihkan untuk membayar utang kepada tiga pelaku ini.

Polres Situbondo sendiri sebelumnya berhasil mengamankan beberapa anak di bawah umur yang dipekerjakan di eks lokalisasi Gunung Sampan pada Minggu 28 Juli 2019 lalu usai mendapat informasi dari masyarakat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini