nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gubernur Sulsel Kenang Percakapan Terakhir Bersama Almarhum Ichsan Yasin Limpo

Herman Amiruddin, Jurnalis · Selasa 30 Juli 2019 16:11 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 30 609 2085500 gubernur-sulsel-kenang-percakapan-terakhir-bersama-almarhum-ichsan-yasin-limpo-f7QTDWzTZa.jpg Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (foto: Ist)

MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah, menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya mantan Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo (IYL).

IYL meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Tokyo, Jepang, pada Selasa 30 Juli 2019, sekira pukul 07.35 waktu setempat.

Baca Juga: JK Minta KBRI Tokyo Bantu Pengurusan Jenazah Ichsan Yasin Limpo 

Nurdin Abdullah ternyata memiliki kenangan tersendiri terhadap sosok almarhum IYL. Bahkan, saat menjenguk IYL di RS Singapura, mantan Ketua PMI Sulsel tersebut sempat menyampaikan keinginannya kepada Nurdin Abdullah.

Nurdin Abdullah dengan Ichsan Yasin Limpo Semasa Hidup (foto:Ist)	 

Berikut percakapannya:

IYL: Harum sekali Bapak Gubernur. Pak Gub, saya mau minta tolong. Pasti Pak Gub bisa tolong saya ini...

 

NA: Pokonya bilang aja, apa yang mau dikasih tau

 

IYL: Saya cuman minta tolong. Saya pengen ke kamar mandi sendiri, dan buang air sendiri (Bermakna ingin segera sembuh). Saya sudah tenang, tinggal satu yang saya agak sedih. Mungkin saya tidak lihat lagi anak saya itu menikah....

Percakapan tersebut menjadi kenangan terakhir Nurdin Abdullah terhadap IYL. Dia mengaku, jika Sulsel telah kehilangan putra terbaiknya. Sosok yang sangat tegas, tidak pernah lelah membangun daerah.

Baca Juga: Mantan Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo Meninggal di RS Jepang 

"Pak Ichsan tokoh yang luar biasa. Keluarga besar, termasuk almarhum begitu kuat mau sembuh. Semua alternatif dilakukan, termasuk beliau dalam kondisi lemah masih bisa terbang ke Jepang," tutur Nurdin saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (30/7/2019).

Nurdin menambahkan, segala macam pengobatan telah dilakukan secara maksimal di Jepang. Pasalnya, yang menangani IYL juga merupakan dokter ahli kanker terbaik. "Tetapi itulah, kita hanya dapat berusaha tetapi semua sudah ditentukan oleh Allah SWT," ujarnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini