Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BMKG Tegaskan Isu Gempa Megathrust M 9,0 Hoaks, Masyarakat Diminta Tenang

Muhamad Rizky , Jurnalis-Sabtu, 03 Agustus 2019 |16:27 WIB
BMKG Tegaskan Isu Gempa Megathrust M 9,0 Hoaks, Masyarakat Diminta Tenang
Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono (Rizky/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) isu bakal terjadi gempa magathrust dengan magnitudo 9,0 setelah erupsi Gunung Tangkuban Perahu dan gempa Banten M 6,9 adalah hoaks atau bohong. Masyarakat diminta tetap tenang, tidak terpengaruh isu tak jelas kebenarannya.

“Isu yang berkembang tersebut tidak benar, karena peristiwa gempa bumi hingga saat ini belum dapat diprediksi oleh siapapun: kapan, di mana, dan berapa kekuatannya,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono dalam keterangan tertulis kepada media, Sabtu (3/8/2019).

Dia menjelaskan gempa bumi terjadi akibat deformasi batuan yang terjadi secara tiba-tiba pada sumber gempa yang sebelumnya mengalami akumulasi medan tegangan (stress) di zona tersebut, pengaruh penjalaran stress untuk proses selanjutnya secara kuantitatif masih sulit untuk diketahui.Tsunami

“Teori yang berkembang saat ini baru dapat menjelaskan bahwa sebuah gempabumi utama dapat membangkitkan atau memicu aftershocks dan masih sulit untuk memperkirakan Gempa besar rentetannya seperti beberapa kasus gempabumi doublet, triplet (dua atau tiga kejadian gempabumi tektonik dlm waktu dan lokasi yg relatif berdekatan), dan seterusnya,” sebut BMKG.

Baca juga: Penjelasan BMKG soal Ancaman Gempa Megathrust di Indonesia

Masyarakat diimbau agar tetap tenang, namun waspada dan tidak percaya kepada isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

“Dan yang lebih penting dan urgent adalah melakukan langkah-langkah mitigasi terkait kesiapan sebelum, saat, dan setelah terjadi gempa bumi,” ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement