nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bupati Pasaman Barat Meninggal, Wakilnya Jadi Pengganti Sementara

Rus Akbar, Okezone · Minggu 04 Agustus 2019 17:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 04 340 2087539 bupati-pasaman-barat-meninggal-wakilnya-jadi-pengganti-sementara-6h9OKTAPRr.jpg Bupati Pasaman Barat meninggal dunia (Foto: Rus Akbar/Okezone)

PADANG - Bupati Pasaman Barat, Sumatera Barat, Syahiran (65) meninggal dunia setelah pemasangan cincin. Almarhum yang maju dari Partai Gerindra ini meninggal pukul 23.30 Wib di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta, malam tadi.

Akibat meninggalnya bupati ini terjadi kekosongan jabatan di pemerintahan Pasaman Barat.

Wakil Gubenur Sumatera Barat Nasrul Abit menyampaikan akan menanda tangani surat penetapan surat Jabatan Bupati Pasaman Batat sementara atas nama Gubernur Sumatera Barat kepada Wakil Bupati Yulianto.

"Ini berkaitan dengan aturan perundang-undangan yang berlaku, bahwa pemerintah tidak boleh kosong. Dan selanjutnya DPRD akan memproses pengusulan Bupati Pasaman Barat sesuai mekanisme aturan yang berlaku," katanya udah melepaskan jenasah Syahiran di Masjid Agung Pasaman Barat, Minggu (4/8/2019).

Almarhum Bupati Pasaman Syahiran kata Nasrul Abit merupakan sosok pekerja keras yang telah berhasil membawa Pasaman Barat keluar dari kategori daerah tertinggal tahun 2019 dan banyak prestasi lainnya yang telah dapat Pasaman Barat selama kepemimpinnya.

"Kepergian beliau yang mendadak ini mengejutkan kita semua, teman dan sahabat yang telah mengabdikan diri memajukan pembangunan Pasaman Barat, semoga almarhum husnul khotimah, diampuni segala dosa-dosanya dan mari kita besarkan segala kebaikan beliau semasa hidupnya," katanya.

Ilustrasi

Wagub Sumbar menyampaikan dukanya atas nama pemerintah dan masyarakat Sumatera Barat atas telah berpulang ke ramahtullah Bupati Syahiran, usia 65 tahun 11 bulan lebih (15 September 1953 - 3 Agustus 2019).

Nasrul Abit mengatakan, selama kenal berteman baik dan bersahabat semasa hidup Bupati Syahiran, beliau merupakan sosok pemikir dan pekerja keras bagaimana memajukan pembangunan daerah. "Termasuk upaya bagaimana Pasman Barat keluar dari daerah tertinggal yang dimulai dengan program pemekaran nagari sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang wilayah sangat luas," terangnya.

Dari 19 nagari yang ada dimekarkan menjadi 72 nagari, kemudian juga program penempatan bidan disetiap nagari untuk memenuhi pelayanan kesehatan terutama pelayaan melahirkan agar-agar menekan angka kematian bayi dan ibu di nagari-nagari Pasaman Barat.

Baca Juga: Bupati Pasaman Barat Meninggal Dunia

Baca Juga: Jokowi Ajak Masyarakat Selalu Waspada dengan Bencana Alam

Serta juga proses-proses pengembangan pembangunan daerah lainnya seperti Teluk Tapang, infrastruk jalan dan lain-lain sebagainya dalam penyelenggaraan pemerintah daerah.

"Selamat jalan sahabat, semoga bakti dan pengabdian mu selama ini menjadi amalan kebaikan serta apa-apa yang telah dikerjakan dalam memajukan Pasaman Barat dapat menjadi inspirasi bagi kesejahteraan hidup masyarakat didaerah ini," katanya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini