JAKARTA – Direktur Eksekutif Lembaga Survei Poltracking Indonesia, Hanta Yudha, membandingkan tren elektoral PDI Perjuangan dengan Golkar selama empat kali penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu).
Hanta menjelaskan, tren elektoral diukur dari jejak rekam perolehan kursi yang didapatkan dari setiap partai pada pemilu. Ia pun menyebutkan tren elektoral PDIP sedang naik selama dua kali pemilu yang diselenggarakan.
"Kalau kita perhatian dari 1999 sampai 2009, PDIP itu turun. Tetapi 2 pemilu terakhir itu naik. Pada 2014 dapat 109 kursi, pada 2019 (dapat-red) 128 kursi. Artinya kurvanya terbalik. Artinya tren PDIP sedang naik dan itu yang harus dijaga," ujar Hanta dalam diskusi di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Senin (5/8/2019).

Jika dibandingkan dengan Golkar, Hanta mengungkapkan partai dengan lambang pohon beringin tersebut mengalami penurunan tren politik pada pemilu periode 2014 dan 2019.
"Sebaliknya dengan PDIP, ada Partai Golkar yang bentuknya kurva. Pada 2004 persentase 8-10 persen. Naik pada 2009, lalu pada 2014 turun, 2019 ini lebih turun lagi. Artinya Golkar seperti kurva, artinya trennya sedang turun," tuturnya.