nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Titik Api di Kalbar Semakin Bertambah, Kualitas Udara Sangat Tak Sehat

Ade Putra, Jurnalis · Minggu 11 Agustus 2019 17:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 11 340 2090533 titik-api-di-kalbar-semakin-bertambah-kualitas-udara-sangat-tak-sehat-zKtKCAg8ne.jpg Ilustrasi Kebakaran Hutan dan Lahan (foto: Ist)

PONTIANAK - Titik panas/api (hotspot) di Kalimantan Barat semakin bertambah. Saat ini, ada 605 hotspot di sana. Jumlah ini bertambah 72 titik dari jumlah sebelumnya 533 titik.

"Hasil pantauan pagi tadi, dibanding hari kemarin, jumlah hotspot masuk kategori sedang dan tinggi," kata Plt Kepala Pusdatinmas BNPB, Agus Wibowo dalam rilis yang diterima Okezone, Minggu (11/8/2019).

Baca Juga: Titik Api di Kalimantan Barat Tertinggi, Namun Tak Sampai "Ekspor Asap" 

Hotspot di Kalbar Kian Bertambah (foto: Ist)

Penambahan jumlah hotspot juga terjadi di Jambi yang kini hanya ada 3 titik (+ 1 titik), Sumatera Selatan 19 titik (+ 6 titik), Bangka Belitung 14 titik (+ 10 titik), Kalimantan Tengah 163 titik (+4 titik).

Sementara pengurangan jumlah hotspot yang signifikan terjadi di Riau, yakni 29 titik. Angka ini berkurang 97 titik dibanding hari sebelumnya. Kemudian pengurangan hotspot di Kalimantan Selatan menjadi 14 titik (-27 titik), Kalimantan Timur 20 titik (-3 titik), dan Kalimantan Utara 23 titik (-6 titik).

"Akibat dari titik api ini, asap terdeteksi di Sumatera dan Kalimantan. Tapi tidak ada transboundary haze atau asap yang melintas ke negeri tetangga Malaysia atau Singapura," terangnya.

Sementara kondisi cuaca berdasar jarak pandang dan kondisinya antara lain: Pekanbaru 5 km (berasap), Jambi 9 km (berawan), Palembang >= 10 km (berawan), Pontianak 5 km (berasap), Pangkalan Bun 9 km (berawan), Palangkaraya 5 km (berasap), Sanggu-Buntok 4 km (berasap), Banjarmasin >= 10 km (berawan), dan Tanjung Harapan - Tanjung Selor 5 km (berasap).

Baca Juga: 5 Kasus Karhutla di Kalbar Sedang Diproses 

Pemadaman Karhutla di Kalbar dari Helikopter Water Bombing (Ist)

Sedang kualitas udara berdasar nilai PM10 menunjukkan Pekanbaru 166 (tidak sehat), Pontianak 253 (sangat tidak sehat), Palangkaraya 217 (sangat tidak sehat), dan Sampit 26 (sehat).

Mengatasi hal ini, sejak pagi tadi 9.072 personel yang terdiri dari TNI, Polri, BNPB, BPBD, masyarakat di 6 provinsi (Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantar Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan) sudah saling bahu membahu untuk memadamkan api.

"Pemadaman itu, baik dari darat maupun dari udara dengan water bombing," tutupnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini