Gagal Jadi Anggota DPRD Serang karena Kampanye di Musala, Caleg PKB Melawan

Rasyid Ridho , Jurnalis · Senin 12 Agustus 2019 18:27 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 12 606 2091008 gagal-jadi-anggota-dprd-serang-karena-kampanye-di-musala-caleg-pkb-melawan-MjjUZ58LW9.jpg Abdul Gofur. (Foto: Rasyid Ridho/Okezone)

SERANG - Caleg PKB Abdul Gofur mengambil langkah hukum atas putusan KPU Kabupaten Serang yang membatalkan dirinya duduk di kursi DPRD Serang. Caleg incumbent itu akan melaporkan KPU Serang ke DKPP dan Bawaslu.

"Upaya hukum akan saya lakukan termasuk permohonan ajudikasi ke Bawaslu Kabupaten Serang agar Bawaslu memberikan rekomendasi hingga saya akan laporkan ke DKPP," kata Abdul Gofur dalam keterangannya. Senin (12/8/2019).

Dikatakan Gofur, KPU lalai menafsirkan Pasal 285 Huruf b UU Pemilu, yang didasarkan dan mensyaratkan adanya keadaan/peristiwa sebagaimana diatur dalam Pasal 280 dan Pasal 284 UU Pemilu secara kumulatif, karena adanya frasa 'dan'.

"Sementara yang rerpenuhi hanya Pasal 280 UU Pemilu, artinya tidak ada keadaan/peristiwa sebagaimana diatur dalam Pasal 284 UU Pemilu sebagai syarat kumulatif. Oleh karenanya Pasal 285 huruf b UU Pemilu tidak dapat diberlakukan," kata dia.

Dia pun menilai, putusan KPU bertentangan dengan UU Pemilu karena menggunakan Pasal 39 Ayat 1 huruf d PKPU No 5/2019, sebab Pasal 426 ayat (1) UU Pemilu telah mengatur secara tegas bahwa Penggantian Calon terpilih hanya atas dasar 5 kriteria, salah satu di antaranya adalah karena terbukti melakukan tindak pidana pemilu berupa politik uang atau pemalsuan dokumen berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Ilustrasi.

"Fakta hukumnya saya tidak memenuhi salah satu kriteria dari 5 kriteria tersebut, melainkan pelanggaran kampanye. Oleh karenanya pemberlakuan Pasal 39 ayat 1 huruf d PKPU Nomor 5 Tahun 2019 bertentangan dengan UU Pemilu," ujarnya.

Sebelumnya, Majelis hakim Pengadilan Negeri Serang menjatuhkan pidana 3 bulan penjara dan denda Rp5 juta dengan masa percobaan 6 bulan kepada calon legislatif (caleg) PKB Dapil 1 Kabupaten Serang itu.

Hakim yang diketuai Muhammad Ramdes menyatakan, Abdul Gofur terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan kampanye di tempat ibadah dan melanggar Pasal 521 juncto Pasal 280 Ayat (1) huruf h Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Abdul Gofur duduk di kursi pesakitan setelah melakukan deklarasi dukungan untuk calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin dan meminta dukungan untuknya pada bulan Februari sekira Pukul 20.00 WIB di Musala Darussalam, Kampung Ragas, Desa Masigit, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini