Prabowo Temui Satu per Satu Ketum Parpol KIK, Sinyal Gabung Koalisi Menguat?

Muhamad Rizky, Jurnalis · Jum'at 16 Agustus 2019 07:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 16 605 2092554 prabowo-temui-satu-per-satu-ketum-parpol-kik-sinyal-gabung-koalisi-menguat-69dvFMkEBB.jpg Prabowo Subianto (Foto: Okezone)

JAKARTA - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) semakin hari kian mesra dengan partai politik Koalisi Indonesia Kerja (KIK). Bukan tanpa sebab, partai berlambang burung garuda itu seperti memberikan sinyal akan mendukungan pemerintah dalam artian koalisi.

Partai Gerindra sendiri belum memutuskan apakah akan berada di luar pemerintahan atau sebaliknya. Rencananya keputusan itu baru akan diambil dalam rapat kerja nasional (rakernas) pada September 2019 mendatang.

Sinyal merapatnya Gerindra mulai terlibat pasca-putusan KPU yang menetapkan Jokowi-Ma'ruf sebagai pemenang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 gerak-gerik Gerindra kian tercium dekat dengan pemerintah.

Baca Juga: Ini yang Dibahas Prabowo dan Petinggi PPP Diselingi 'Ketawa-ketiwi'

Prabowo-Mega

Hal itu terlihat pada pertemuan Jokowi dengan Prabowo di Stasiun MRT Jakarta dan FX Sudirman pada 13 Juli 2019 lalu. Kemudian, pada pada 24 Juli 2019, Prabowo menyambangi Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.

Prabowo, belakangan juga hadir dalam pelaksanaan Kongres V PDIP di Bali, pekan lalu. Dan yang paling anyar mantan Danjen Kopassus itu menyambut kedatangan Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa di Kertanegara, Jakarta.

Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, pertemuan tersebut sebagai pertemuan biasa antar-tokoh politik. Ia berdalih tidak ada pembahasan politik dalam pertemuan tersebut.

"Komunikasi biasa dalam rangka silaturahmi tujuannya tentu menghadirkam keguyuban nasional," kata Dahnil.

Baca Juga: Kursi Ketum Parpol Jadi Seksi jika "Dimainkan" Sebelum Pelantikan Presiden

Dahnil menepis anggapan pertemuan Prabowo dan Suharso sebagai langkah Gerindra untuk melakukan lobi politik, demi memuluskan rencananya gabung dengan koalisi pemerintah.

"Saya pikir satu hal yang wajar ya jangan ditafsirkan ke lebih jauh karena memang pertemuan politisi tokoh politik ini hal yang biasa saja, Pak Prabowo tentu terbuka dengan siapa saja untuk berkomunikasi dan bersilaturahmi," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Partai Gerindra, Fadli Zon menyebut sikap politik partainya akan ditentukan Prabowo, termasuk soal rencana gabung atau tidak.

"Pak Prabowo akan mempertimbangkan koalisi dengan PDI Perjuangan. Karena beliau sudah diberikan amanah kemarin oleh anggota dewan pembina. Keputusan itu kita serahkan ke Pak Prabowo," tuturnya.

Dalam rakernas tersebut juga, kata dia, akan menjadi penentu kemana arah berlabuhnya Gerindra "Saya kira di situ akan ada masukan dari daerah-daerah, dari pimpinan-pimpinan, kemarin juga sudah. Di situ bagian nanti penyikapan politik ke depan," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini