"Berita bhw di Saudi banyak kaum radikalis yg ditangkap dan yg blm ditangkap lari Asia Tenggara sebenarnya bkn berita baru dan sdh sering diungkapkan. Semula tenang2 sj, tp bgt saya ikut ngomongkan tiba2 jd berita besar dan ditanggapi scr besar2an. Alhamdulillah, kalau begitu," kata Mahfud.
Baca Juga: Mahfud MD Sebut Buronan Radikalisme dari Arab Akan Kabur ke Indonesia
Sama halnya, sambung Mahfud, tentang penangkapan pangeran dan pejabat-pejabat di Arab Saudi karena terlibat korupsi lalu disebut sebagai fitnah. Padahal berita itu benar adanya.
"Sama halnya dgn penangkapan pengeran2 dan pejabat2 tertentu beberapa waktu yg lalu di Saudi Arabia krn korupsi. Katanya itu fitnah krn di negara Islam spt Arab Saudi sulit ada korupsi. Pdhal berita itu dilansir oleh Kerajaan Saudi sendiri yg disiarkan di media2 internasional jg," kata Mahfud.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.