"Siapapun tidak melarang ke Kota Malang untuk apapun, berinvestasi, bekerja, atau mencari ilmu, Malang menjadi bagian yang tidak dipisahkan dari Indonesia," tuturnya.
Sutiaji pun meminta seluruh warganya, baik pendatang maupun warga asli Malang tetap menghormati dan menjaga koridor-koridor yang berlaku.
"Jadi bukan hanya orang luar (Malang), orang Malang pun ketika dia membuat ulah di Kota Malang, ya dia harus berhadapan dengan itu. Semua harus menjaga," ungkapnya.
Meski demikian, dirinya tak menampik bila ada konflik-konflik kecil yang terjadi di tataran masyarakat, namun Sutiaji menekankan pentingnya penyelesaian konflik dengan berdiskusi dan berkomunikasi. Hal ini dirasa penting supaya tidak ada lagi kesalahpahaman yang berujung konflik yang lebih luas.