Mantan Panglima ABRI itu bersyukur ada reaksi cepat dari berbagai pihak untuk membuat situasi keamanan nasional kembali kondusif. Ia kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak terprovokasi.
"Tetapi semuanya akan mengumumkan bahwa masyarakat hendaknya jangan sampai terpengaruh provokasi. Dengan berita-berita yang memang memprovoke. Berita-berita yang memanfaatkan insiden itu untuk membuat kacau. Untuk membuat keruh suasana," ucap Wiranto.
"Kita bersyukur bahwa segera ada reaksi cepat dari berbagai pihak yang intinya agar semuanya bisa kembali kondusif lah, enggak ada masalah," sambungnya.
Masyarakat di Papua dan Papua Barat, Senin 19 Agustus kemarin, berunjuk rasa besar-besaran memprotes penangkapan dan tindakan rasisme terhadap mahasiswa asal Papua di Surabaya.
Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya sempat dikepung massa dari beberapa ormas dan pria berpakaian militer atas tuduhan pembuangan bendera merah putih. Saat itulah, penghuni asrama diduga mendapat serangan verbal kata-kata rasis dan penghinaan.