nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Ogah Rehabilitasi Anggota DPRD Makassar yang Konsumsi Sabu

Herman Amiruddin, Jurnalis · Rabu 21 Agustus 2019 16:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 21 609 2094857 polisi-ogah-rehabilitasi-anggota-dprd-makassar-yang-konsumsi-sabu-V9MBMT9YWc.jpg

MAKASSAR - Rachmat Taqwa Quraisy, seorang anggota DPRD terpilih Kota Makassar periode 2019-2024, yang ditangkap oleh Sat Narkoba Polrestabes Makassar tidak menjalani rehabilitas.

Lantaran kasus narkoba yang menjerat dirinya tetap diproses sesuai hukum yang berlaku. Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, mengatakan Rahmat Taqwa merupakan target operasi (TO) atau telah lama menjadi incaran oleh Sat Narkoba Polrestabes Makassar.

"Tidak diproses rehabilitsi, sudah jelas barang buktinya. Terus terang Rahmat Taqwa ini sudah lama kita incar bukan sehari atau dua hari, kita memang mencari momen tepat untuk melakukan penangkapan," tegas Dicky Sondani saat ditemui dibilangan jalan Urip Sumohardjo, Kota Makassar, Rabu (21/8/2019).

Anggota DPRD Makassar Ditangkap karena Narkoba

Dia mengatakan caleg DPRD terpilih dari fraksi PPP ini diduga telah lama terlibat dalam pusaran narkoba di Kota Makassar.

Sehingga, pihaknya akan melakukan pendalaman untuk mencari tahu asal usul barag haram tersebut serta siapa saja Taqwa selama ini ditemani bergaul.

"Kita akan dalami peranan Rahmat dalam peredaran narkoba di Kota Makassar. Dari mana barang bukti dan sama siapa saja berkawan karena Rahmat sudah lama jadi target polisi," terangnya.

Sebelumnya, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan penangkapan berawal dari hasil penyelidikan. Kemudian dilakukan pengungkapan dan penangkapan terhadap pelaku.

Baca Juga: Anggota DPRD Makassar Terpilih Ditangkap Polisi karena Konsumsi Sabu

"Ada pengungkapan narkoba tadi malam ya kurang lebih pada pukul 00.30 Wita di salah satu rumah di Barukang yaitu ada nama seseorang yaitu inisial RT," kata Wahyu saat merilis pengungkapan kasus di Mapolrestabes Makassar Selasa 20 Agustus 2019.

Dari pengungkapan itu lanjut Wahyu, ditemukan barang bukti dua saset kecil sabu dan alat isap sabu. Selain itu ditemukan tembakau gorilla, barang bukti itu ditemukan saat polisi melakukan penggeladahan di rumah pelaku.

Baca Juga: Anggota DPRD Makassar Terpilih Rahmat Taqwa Sudah 6 Bulan Konsumsi Sabu

"Itu dari tersangka kita dapatkan beberapa alat itu alat isap sabu maupun sabu-sabu sebanyak dua saset dan ada dua linting tembakau sintetik atau gorilla," sebut Wahyu.

Saat ini Rachmat diancam undang-undang narkotika pasal 114 dan 112 dengan ancaman hukuman 4 sampai 20 tahun penjara.

"Tersangka kami kenakan pasal 114 dan 112 ancaman hukuman 4 sampai 20 tahun penjara. Jadi hasil pengunkapan yang bisa kami sampaikan hari ini," ungkap Wahyu.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini