nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anggota DPRD Makassar yang Nyabu Terancam 20 Tahun Penjara

Herman Amiruddin, Jurnalis · Rabu 21 Agustus 2019 21:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 21 609 2094929 anggota-dprd-makassar-yang-nyabu-terancam-20-tahun-penjara-d7l7LFW8vA.jpg

MAKASSAR - Rachmat Taqwa Quraisy seorang anggota DPRD Makassar terpilih dari partai PPP Makassar yang ditangkap oleh Tim Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar tercatat sebagai pengacara dan anak legenda pesepak bola PSM Makassar

Rachmat saat itu ditangkap di rumahnya di Jalan Barukang Raya, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Selasa 20 Agustus dini hari.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika, mengungkapkan Rachmat diciduk dengan barang bukti narkotika berbagai jenis. "Ada dua sachet sabu dan dua linting ganja sintetis," kata Diari kepada Okezone Rabu 21 Agustus 2019.

Kepolisian masih mendalami penangkapan politikus dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu. Rachmat tercatat sebagai alumni Fakultas Hukum Unhas, Makassar. Ia juga merupakan putra pasangan H Baco Ahmad dan Hj Rauaty. H Baco Ahmad diketahui merupakan legenda PSM Makassar.

Baca Juga: Anggota DPRD Makassar Terpilih Rahmat Taqwa Sudah 6 Bulan Konsumsi Sabu

Ia memperkuat skuat Juku Eja sejak 1968 hingga 1980-an. Dan Baco Ahmad bahkan merupakan mantan kapten PSM Makassar. Rahmat Taqwa sendiri juga sebenarnya sempat mengikuti jejak sang ayah, jadi pemain sepakbola. Ia memperkuat PSM U-14, PSM U-15 dan PSM U-17.

Namun, belakangan Rachmat ini malah memilih dan fokus pada pendidikannya. Dan setelah menyandang gelar sarjana hukum (SH), ia kembali melanjutkan pendidikan dan mencoba jadi pengacara.

Sembari jadi pengacara, Rahmat juga bergelut didunia politik dengan masuk di organisasi sayap PPP, Angkata Muda Kabbah (AMK).

Anggota DPRD Makassar Ditangkap karena Narkoba

Dan kemudian, dengan restu orang tua, Rahmat maju jadi calon legislatif di dapil II yang meliputi, Kepulauan Sangkarang, Wajo, Ujung Tanah, Tallo, dan Bontoala.

Dengan memperoleh suara 4.432, Rahmat pun dinyatakan lolos dan rencananya 9 September 2019 mendatang, dia akan dilantik jadi anggota DPRD Makassar dengan mewakili Partai PPP Makassar.

Sebelumnya, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan pelaku ditangkap di salah satu rumah berlantai tiga di jalan Barukang, Makassar.

Dari pengungkapan itu lanjut Wahyu, ditemukan barang bukti dua saset kecil sabu dan alat isap sabu. Selain itu ditemukan tembakau gorilla, barang bukti itu ditemukan saat polisi melakukan penggeladahan di rumah pelaku.

Baca Juga: Polisi Ogah Rehabilitasi Anggota DPRD Makassar yang Konsumsi Sabu

"Itu dari tersangka kita dapatkan beberapa alat itu alat isap sabu maupun sabu-sabu sebanyak dua saset dan ada dua linting tembakau sintetik atau gorilla," sebut Wahyu.

Saat ini Rachmat diancam undang-undang narkotika pasal 114 dan 112 dengan ancaman hukuman 4 sampai 20 tahun penjara.

"Tersangka kami kenakan pasal 114 dan 112 ancaman hukuman 4 sampai 20 tahun penjara. Jadi hasil pengunkapan yang bisa kami sampaikan hari ini," ungkap Wahyu.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini