Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Arti Kemerdekaan di Balik Lensa Kamera Alex Mendur

Subhan Sabu , Jurnalis-Jum'at, 23 Agustus 2019 |07:13 WIB
Arti Kemerdekaan di Balik Lensa Kamera Alex Mendur
Alexius Impurung Mendur (Foto: Subhan Sabu/Okezone)
A
A
A

SEJAK kecil, Alexius Impurung Mendur senang dengan pelajaran Ilmu Bumi. Alex tertarik mengenai peta-peta bumi dan kepulauan yang ada di Indonesia, terutama sekali tanah Jawa. Hasrat pemuda kelahiran 7 November 1907 di Desa Talikuran, Kecamatan Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara itu sangat besar untuk bisa merantau ke tanah Jawa.

Anak pertama dari 11 bersaudara ini sejak tamat pada Volkschool Gouvernement (sekarang namanya Sekolah Dasar sampai kelas 5) pada tahun 1918 tidak lagi melanjutkan karena ayah Alex tidak mampu untuk membiayai kehidupan keluarganya.

Sejak itu Alex Mendur berpikir jalan apa yang harus ditempuh untuk dapat meringankan beban orang tuanya. Karena sebagai anak laki-laki paling tua, ia mempunyai tanggung jawab pula terhadap kehidupan adik- adiknya.

Sampai tiba masa dewasa, Alex bersikeras mencari jalan lagi supaya tidak memberatkan beban keluarganya. Dalam keadaan bingung untuk mencari jalan keluar Alex mendengar kabar bahwa ada saudaranya dari tanah Jawa pulang ke Kawangkoan.

Mendengar berita itu Alex gembira sekali. Hasrat yang dipendamnya sejak kecil kembali menggelora. Alex ingin pergi ke tanah Jawa bersama saudaranya itu.

Dokumentasi Alex Mendur

Saudara Alex bernama Anton Nayoan berasal dari Desa Tondegesan masih termasuk Kecamatan Kawangkoan bekerja sebagai karyawan pada perusahaan Belanda yang menjual alat-alat dan bahan-bahan keperluan dan perlengkapan fotografi. Melihat Alex mempunyai kemauan keras dan bakat yang tinggi yaitu ingin maju, Anton bersedia mengajak Alex ikut bersamanya mengembara ke tanah Jawa.

Sekira tahun 1922, dalam usia yang masih muda, 15 tahun, berangkatlah Alex bersama Anton. Di tanah Jawa, untuk pertama kalinya Alex mengenal dunia foto, karena Anton bekerja pada perusahaan Belanda yang membuka usaha dalam bidang fotografi. Alex diperkenalkan pada fotografi dan disuruh menekuni bidang teknologi yang masih baru pada waktu itu.

Pengetahuan yang Alex dapatkan dari Anton merupakan modal bagi kehidupan selanjutnya, memang benar dari fotografilah Alex hidup. Alex belajar fotografi mulai dari bawah, mulai dari mencuci film, mengeringkan, sampai siap jadi, dikerjakannya dengan sabar. Karena menurut Alex apabila seseorang mulai belajar dari bawah, maka ia dengan cepat akan menguasai kamera.

Belajar fotografi selama 6 tahun membuat Alex menguasai dan kian mahir. Karena sudah lama tinggal bersama Anton, Alex ingin sekali mempraktekkan hasil belajar fotografinya. Walaupun sambil belajar fotografi dan membantu Anton Nayoan bekerja, Alex juga mendapat penghasilan dari tempat Anton bekerja itu. Alex belajar fotografi sambil bekerja di perusahaan Belanda yang menjual alat-alat fotografi itu sampai tahun 1926.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement