nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Terima Ditabrak, Kakak Beradik Kompak Bunuh Tetangga

Herman Amiruddin, Jurnalis · Sabtu 24 Agustus 2019 15:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 24 609 2096118 tak-terima-ditabrak-kakak-beradik-kompak-bunuh-tetangga-tLSgaibXnn.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

MAKASSAR - Tim gabungan Aparat Kepolisian dari Tim Resmob Polsek Panakkukang yang dibackup Timsus Polda Sulsel menangkap Agus Daeng Serang (58), dan Jamaluddin alias Jama (38) pelaku penganiayaan hingga korbannya tewas di Kompleks Idi, Tello Baru Lorong 45, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang.

Kapolsek Panakkung, Kompol Ananda Fauzi Harahap mengatakan kedua pelaku mencoba melawan saat akan tangkap. Saat itu keduanya digiring dalam pengembangan penunjukan barang bukti yang digunakan membunuh korban.

"Keduanya dilumpuhkan lantaran melakukan perlawanan serta mencoba melarikan diri," kata Ananda, Sabtu (24/8/2019).

Sebelumnya, kata Ananda pihak Polsek Panakkukang menerima aduan tindak pidana pembunuhan. Aduan itu ditindaklanjuti oleh Tim Resmob Polsek Panakkukang di Pimpin Panit 2 Reksrim Ipda Roberth Hariyanto Siga. Tim ini dibackup Timsus Polda Sulsel dipimpin Panit Timsus Ipda Artenius MB saat turun menyelidiki kasus tersebut. Dan menangkap kakak beradik itu.

"Dua orang pelaku adalah kakak beradik merupakan pembunuh seorang warga Kompleks Idi Lorong 45 itu. Keduanya bersembunyi di rumah iparnya di Jalan Deppasawi, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate. Disana Tim gabungan mengepungnya, keduanya pun berhasil tertangkap," jelas Ananda.

 Penangkapan

Menurut penuturan kedua pelaku Agus Daeng Serang dan Jamaluddin Hermawan, keduanya mengaku bersama-sama membantai korban (Daeng Boha) mengakibatkan meninggal dunia, selain menebas Daeng Boha juga menebas korban bernama Kardi.

"Salah satu pelaku yakni Agus Daeng Serang mengaku menebas korban menggunakan parang secara berulangkali hingga korban (Daeng Boha), meninggal dunia. Sedang pelaku Jamal menikam Kardi menggunakan badik mengakibatkan Kardi dalam kondisi kritis," kata Ananda.

Adapun motif dari kejadian tersebut lanjut Ananda, karena pelaku yakni Agus Daeng Serang saat dalam kecelakaan lalu lintas (terlibat tabrakan) dengan korban yakni Kardi.

"Kakak beradik ini mencari korban (Kardi), dengan membawa senjata tajam parang dan badik," tambah Ananda

Lalu keduanya melihat korban tengah hadir di acara taudziah keluarganya. Keduanya pun pelaku langsung menghampiri korban, dan terjadi keributan saat kedua pelaku datang dengan mengeluarkan senjata tajam yang dibawanya dan langsung menyerang keluarga korban dengan cara membabi buta.

"Dua orang dalam insiden itu menderita luka yakni Kardi salah satunya Daeng Boha meninggal nyawa," sebut Ananda

Dari penangkapan kedua pelaku tambah Ananda, Tim gabungan mengamankan barang bukti berupa senjata tajam yang digunakan kedua pelaku membunuh dan menikam dua orang korban berupa satu bilah parang dan satu bilah badik.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini