nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Pemuda Tewas Akibat Pesta Miras di Situbondo

Avirista Midaada, Jurnalis · Senin 26 Agustus 2019 12:26 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 26 519 2096636 3-pemuda-tewas-akibat-pesta-miras-di-situbondo-apQYJGAJCl.jpg Ilustrasi

SITUBONDO - Minuman keras kembali memakan korban jiwa tiga orang pemuda di Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Ketiganya tewas usai berpesta miras dalam sebuah pesta yang digelar salah satu warga saat menggelar hajatan di rumahnya.

Selain tiga orang yang tewas, empat pemuda lainnya juga turut dilarikan ke RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo guna menjalani perawatan. Dari empat orang tersebut, satu orang hingga kini masih menjalani rawat inap di rumah sakit.

Kapolsek Besuki AKP Muhammad Yazid menjelaskan tiga orang pemuda tersebut menjadi korban miras di salah satu hajatan warga pada Jumat malam 23 Agustus 2019, sedangkan empat lainnya menjalani perawatan di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo.

"Tiga orang meninggal dunia setelah dirawat di RSUD Situbondo, ada empat korban lainnya yang dirawat. Satu orang masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit," ungkap Yazid, pada Senin (26/8/2019).

Dari sejumlah korban tersebut rata - rata berusia belasan tahun. Para korban tewas yakni MR, ZI, dan RL diduga mengalami overdosis terlebih dahulu sebelum akhirnya dinyatakan meregang nyawa.

Ilustrasi

"Kemarin tiga jenazah sudah dibawa pihak keluarga dan dimakamkan. Saat ini masih proses penyelidikan," tuturnya.

Meski demikian, pihaknya masih belum memastikan penyebab pasti meninggalnya ketiga pemuda tersebut. Apakah karena memang menenggak miras oplosan atau jenis lainnya yang membuat hilangnya nyawa tersebut.

"Kami belum dapat menyimpulkan tentang penyebabnya. Karena saat petugas datang ke lokasi kejadian, tempat yang disebut-sebut digunakan untuk pesta miras, kondisinya sudah bersih. Sehingga untuk mengetahui jenis yang dikonsumsi, kami akan terus melakukan penyelidikan, dengan cara memanggil para saksi untuk diminta keterangannya,"jelasnya.

Sekitar jam setengah dua belas, keponakan saya terbangun dan buru-buru menemui saya. Saat itu dia mengeluh sesak nafas. Langsung saya bawa ke puskesmas, tapi tidak mampu dan katanya over dosis," paparnya.

Namun berdasarkan keterangan medis di rumah sakit beberapa korban mengalami pusing dan kejang - kejang, usai dirujuk dari Puskesmas menuju rumah sakit. Bahkan beberapa korban meninggal dunia yang dilarikan ke rumah sakit sempat diberikan alat kejut jantung.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini