Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bertengkar dengan Macron, Presiden Brasil Ogah Pakai Pulpen Buatan Prancis

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 02 September 2019 |15:10 WIB
Bertengkar dengan Macron, Presiden Brasil Ogah Pakai Pulpen Buatan Prancis
Foto: AFP.
A
A
A

BRASILIA – Presiden Brasil, Jair Bolsonaro mengatakan bahwa dia akan berhenti menggunakan pulpen sekali pakai buatan Prancis, Bic, untuk menandatangani dokumen resmi. Pernyataan itu disampaikan Bolsonaro menyusul pertengkarannya dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron terkait kebakaran di Hutan Amazon.

"Sebuah pena Compactor (merek dari Brasil) dan tidak ada lagi Bic, akan berfungsi," kata Bolsonaro pada Jumat sebagaimana dilansir AFP, membenarkan pernyataan yang dia buat saat siaran langsung di Facebook sehari sebelumnya.

BACA JUGA: Macron: Kebakaran Hutan Amazon Adalah Krisis Internasional

Pada Kamis, Bolsonaro mengatakan bahwa dia akan berhenti menggunakan Bic "karena ini adalah buatan Prancis". Ketika ditanya oleh AFP apakah Bolsonaro serius atau bercanda, kantor kepresidenan Brasil menolak berkomentar.

Bolsonaro sebelumnya mengatakan bahwa pena Bic, yang murah dan biasa digunakan di Brasil, sebagai tanda penghematan setelah pengeluaran para pendahulunya.

Menurut keterangan juru bicara Bic, sebagian besar pulpen Bic yang dijual di Brasil dibuat di pabrik perusahaan Prancis itu di kota Brasil Manaus di Amazon. Bic mengatakan merasa "tersanjung" karena diakui sebagai "merek demokratis", tetapi tidak mau mengomentari keputusan presiden.

Bolsonaro telah berulangkali bertengkar dengan komptriotnya dari Prancis Emmanuel Macron dalam beberapa hari terakhir.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement