SHANGHAI – Media pemerintah China menegaskan bahwa Hong Kong merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Tiongkok dan memperingatkan bahwa semua upaya untuk memisahkan diri “akan dihancurkan”.
Surat kabar China Daily mengatakan bahwa unjuk rasa pada Minggu di mana para demonstran berkumpul di depan konsulat Amerika Serikat (AS) di Hong Kong adalah bukti bahwa ada kekuatan asing di balik protes yang dimulai sejak pertengahan Juni itu. Surat kabar itu memperingatkan bahwa para demonstran harus "berhenti mencoba kesabaran pemerintah pusat".
BACA JUGA: Pertemuan Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong dengan Pejabat Konsulat AS Munculkan Kecurigaan
Para pejabat China menuduh kekuatan asing berusaha untuk menyebabkan kerugian bagi Beijing dengan menciptakan kekacauan di Hong Kong karena RUU ekstradisi yang kontroversial. Kemarahan atas RUU yang dapat membuat tersangka diadili di China itu tumbuh menjadi demonstrasi yang menuntut kebebasan lebih besar bagi Hong Kong, yang menganut formula "satu negara, dua sistem" sejak kembali ke Pemerintahan China pada 1997.
"Hong Kong adalah bagian yang tidak terpisahkan dari China - dan itu adalah garis bawah yang tidak boleh ditentang, bukan demonstran, bukan kekuatan asing yang memainkan permainan kotor mereka," demikian ditulis China Daily dalam tajuknya sebagaimana dilansir Reuters, Senin (9/9/2019).