nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kabut Asap di Kalteng Makin Parah, Banyak Penerbangan Dibatalkan

Sigit Dzakwan, Jurnalis · Kamis 12 September 2019 14:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 12 340 2103962 kabut-asap-di-kalteng-makin-parah-banyak-penerbangan-dibatalkan-BxItixAezw.jpeg Kondisi Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Kalteng (Foto: Sigit)

KOTAWARINGIN BARAT - Kabut asap pekat masih menyelimuti hampir di seluruh Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Tak terkecuali di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Dampaknya, sejumlah jadwal penerbangan di Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Kalteng, pada Rabu (11/9/2019) hingga hari ini, Kamis (12/9/2019) terpaksa dibatalkan.

Operation Wings Air Pangkalan Bun, Hendi menuturkan, pesawat Wings Air Pangkalan Bun awalnya dijadwalkan berangkat pada pukul 14.55 WIB, Rabu (11/9/2019)) dari Bandara Iskandar Pangkalan Bun menuju Bandara H. Asan Sampit dengan membawa 51 penumpang.

"Namun, saat itu visibility (jarak pandang) di Bandara Sampit tiba-tiba menurun jadi satu kilometer, dari semula tujuh kilometer," ujar Hendi, di kantornya, Kamis (12/9/2019) pagi.

Baca Juga: Viral Pemotor Tabrak Pohon Kelapa Sawit di Tengah Kabut Asap

Hendi meneruskan, pesawat ATR Wings Air pun terpaksa menginap di Bandara Iskandar Pangkalan Bun. Namun, hingga Kamis sekitar pukul 07.30 WIB (12/9/2019) pesawat itu masih belum berangkat ke Semarang.

"Hari ini di Bandara Sampit sangat pekat, visibility hanya 200 meter. Penumpang yang kemarin ada yang refund dan juga ada yang beralih ke penerbangan hari ini ke Sampit," imbuhnya.

Ilustrasi

Sementara itu, Supervisor Trigana Air Pangkalan Bun, Nasrum, mengungkapkan pesawat Trigana Air dari Surabaya menuju Pangkalan Bun yang dijadwalkan berangkat pukul 06.10 WIB pun terpaksa kembali delay karena kabut asap pekat di Bandara Iskandar Pangkalan Bun.

"Dari pukul 05.00 WIB tadi jarak pandang hanya 500 meter, sangat pekat. Tidak ada angin, namun mulai berangsur naik menjadi dua kilometer pada pukul 08.12 WIB. Sekarang di Surabaya sudah mulai boarding," pungkas Narsum.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini