nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jasad Hilang 22 Tahun Ditemukan Berkat Google Maps

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 13 September 2019 14:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 13 18 2104400 jasad-hilang-22-tahun-ditemukan-berkat-google-maps-pu1oLpOA90.jpg Mobil William Mold terlihat dari foto satelit. (Foto/Google Maps)

FLORIDA – Jasad seorang pria yang menghilang 22 tahun lali ditemukan di dalam sebuah mobil yang tenggela berkat foto satelit Google Maps.dua dekalu

William Moldt dilaporkan hilang di Florida, AS pada 7 November 1997.

Ia tidak kembali ke rumahnya setelah menghabiskan waktu di klub malam, di mana saat itu ia berusia 40 tahun.

Penyelidikan kasus orang hilang lantas dilakukan oleh polisi namun menemui kebuntuan.

Pada 28 Agustus tahun ini polisi menerima laporan ditemukannya sebuah mobil di dalam telaga di Moon Bay Circle.

Foto/BBC

Ketika mobil itu diangkat dari air, tulang belulang ditemukan di dalamnya. Seminggu kemudian, kerangka itu teridentifikasi sebagai sisa jasad William.

Mobil William yang tenggelam ditemukan oleh seorang pria yang sebelumnya merupakan warga di kawasan tersebut saat "melakukan pencarian Google", kata polisi.

Baca juga: Gunung Everest Mencair, Jasad-Jasad Pendaki yang Hilang Mulai Bermunculan

Baca juga: Kisah Ourang Medan, Kapal Penuh Mayat yang Hilang di Kedalaman Laut

Pria itu lantas menghubungi salah seorang warga di Moon Bay Circle untuk memberi tahu apa yang dilihatnya di Google Maps. Dengan menggunakan pesawat drone pribadi, warga itu mengonfirmasi bahwa memang ada sebuah mobil yang tenggelam di telaga setempat dan kemudian menghubungi polisi. 

Sebuah laporan dari Charley Project, pusat data online untuk kasus-kasus kriminal AS yang belum terpecahkan, mengatakan bahwa "mobil itu telah terlihat melalui foto satelit Google Earth berada di lokasi tersebut sejak tahun 2007, namun tampaknya tidak ada yang menyadarinya hingga tahun 2019".

Kantor Sheriff Palm Beach melansir BBC bahwa William diduga kehilangan kendali saat mengendarai mobilnya dan masuk ke dalam telaga.

Foto/Google Maps

Mereka mengatakan bahwa selama penyedilikan awal atas menghilangnya William, "tidak ada bukti atas kejadian tersebut" hingga belakangan pergerakan air telaga membuat mobil tersebut menjadi kelihatan.

"Anda tidak bisa memastikan apa yang terjadi bertahun-tahun lalu, apa yang berlangsung (kala itu)," ujar juru bicara kepolisian, Theresa Barbera.

"Yang kita ketahui bahwa ia dulu menghilang dari muka bumi, dan kini ia telah ditemukan."

Theresa mengatakan bahwa seorang warga yang melaporkan adanya mobil yang tenggelam itu, namun ia tidak mendengar bahwa penemuan itu berkat Google Maps.

Pada malam kejadian, William meninggalkan klub sekitar jam sebelas malam waktu setempat, ungkap laporan Sistem Nasional Orang Hilang dan Tak Dikenali.

William, yang dikenal pendiam dan tidak banyak bersosialisasi, tidak tampak mabuk dan ditinggalkan sendirian di kendaraannya, tambah laporan itu.

"Ia juga tidak sering minum alkohol, tetapi memang minum beberapa gelas di bar," laporan itu menuturkan.

William menghubungi kekasihnya sekitar pukul 21.30, dan memberitahunya bahwa ia akan segera pulang. Namun, ia tidak pernah kembali.

Keluarga William telah diberitahu terkait penemuan jasadnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini