nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahathir Akan Selidiki Pernyataan Indonesia soal Kabut Asap Bersumber dari Malaysia

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 16 September 2019 12:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 16 18 2105326 mahathir-akan-selidiki-pernyataan-indonesia-soal-kabut-asap-bersumber-dari-malaysia-DELcXTaRVx.jpg Foto: Reuters.

PUTRAJAYA – Bencana kabut asap yang menyelimuti Malaysia membuat Perdana Menteri Mahathir Mohammad ingin membuat sebuah rencana jangka panjang untuk mengatasinya. Namun, dia mengatakan bahwa langkah itu membutuhkan kerja sama dari negara-negara lain.

"Ini membutuhkan kerja sama negara-negara lain, jadi sampai kita mendapatkan kerja sama itu, tidak mungkin bagi kita untuk memiliki rencana nyata," kata PM Mahathir usai acara balapan perahu di Putrajaya pada Minggu, 15 September.

BACA JUGA: Asap Kebakaran Hutan Indonesia Nyebrang ke Malaysia, Mahathir Akan Surati Jokowi

Menurut Mahathir, Indonesia adalah salah satu negara yang kerja samanya diperlukan dalam menyusun langkah tersebut. "Indonesia, dan negara-negara lain, mungkin."

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Malaysia, Yeo Bee Yin mengatakan bahwa Mahathir akan menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai masalah kabut asap yang melibatkan kedua negara. Tetapi Mahathir mengatakan bahwa sejauh ini dia belum menulis surat tersebut. "Saya belum menulis apa-apa," katanya sebagaimana dikutip The Star.

Perdana Menteri berusia 94 tahun itu juga mengatakan bahwa pemerintahnya akan menyelidiki klaim pemerintah Indonesia yang mengatakan bahwa kabut asap di Malaysia berasal dari kebakaran di wilayah Negeri Jiran itu sendiri.

BACA JUGA: Tepis Tudingan Malaysia, Indonesia Siap Adu Data soal Asap Karhutla

"Kami akan melihat buktinya, karena mereka (Indonesia) mengklaim bahwa ini (kabut asap) berasal dari Malaysia, jadi kami harus memverifikasi apakah itu berasal dari Malaysia atau tidak."

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar telah menolak tudingan bahwa kabut asap di Malaysia disebabkan oleh kebakaran hutan di Indonesia, dan bersedia membandingkan data pemerintah dengan data dari otoritas Malaysia. Dia juga menuding bahwa ada empat perusahaan Malaysia dan satu perusahaan Singapura yang menjadi penyebab kebakaran hutan di Indonesia.

"PT Hutan Ketapang Industri (asal) Singapura di Ketapang, PT Sime Indo Agro (asal) Malaysia di Sanggau, PT Sukses Karya Sawit (asal) Malaysia di Ketapang, dan PT Rafi Kamajaya Abadi (asal Malaysia) di Melawi, ini yang disegel," kata Menteri Siti pekan lalu.

BACA JUGA: Malaysia Serahkan Penyelidikan Perusahaan Penyebab Kabut Asap pada Indonesia

Pihak Malaysia, melalui Menteri Lingkungan Yeo Bee Yin mengatakan akan menyerahkan penyelidikan dan penuntutan perusahaan-perusahaan yang berkontribusi terhadap kebakaran hutan itu kepada Pemerintah Indonesia.

"Kami percaya bahwa pemerintah Indonesia harus melakukan apa yang perlu untuk menyelidiki dan mengambil tindakan terhadap mereka yang terbukti melanggar hukum," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini